finnews.id – Pembalap Aprilia, Jorge Martin, akhirnya meminta maaf kepada timnya setelah menunjukkan reaksi emosional usai balapan MotoGP Catalunya 2026. Insiden itu terjadi setelah Martin gagal mempertahankan peluang kemenangan akibat kecelakaan pada restart terakhir di Sirkuit Catalunya.
Martin terlihat sangat frustrasi setelah terjatuh dari posisi kedua usai bersenggolan dengan sesama rider Aprilia, Raul Fernandez, pada lap pembuka restart final. Dalam tayangan paddock, rider asal Spanyol itu tampak memberikan tepuk tangan sarkastik sebelum masuk ke garasi Aprilia, lalu terlibat momen panas dengan manajemen tim.
Situasi memanas ketika manajer tim Aprilia, Paolo Bonora, bersama CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, mencoba menenangkan Martin. Dalam luapan emosinya, Martin bahkan mengaku sempat mendorong Bonora, sesuatu yang kemudian ia sesali.
“Saya sangat kecewa dengan cara saya masuk ke garasi. Saya mencoba menenangkan diri selama balapan, tetapi saat masuk semuanya kembali memanas,” ujar Martin kepada MotoGP.com.
Ia juga menegaskan bahwa tindakannya tidak pantas dan langsung mencari Bonora untuk meminta maaf secara pribadi.
“Saya ingin meminta maaf kepada Paolo Bonora karena saya mendorongnya. Itu benar-benar tidak perlu,” kata Martin.
Kecelakaan tersebut terasa makin menyakitkan karena Martin sebenarnya memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan di Catalunya. Sebelum insiden terjadi, ia tampil sangat kompetitif dan diperkirakan mampu memangkas selisih poin dari rekan setimnya sekaligus pemimpin klasemen sementara, Marco Bezzecchi.
Namun hasil balapan justru membuat Martin kehilangan momentum penting dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP musim ini. Sementara itu, Bezzecchi berhasil finis di posisi lima besar dan memperlebar peluangnya di klasemen.
Baca Juga
Pihak steward MotoGP memutuskan tidak ada investigasi lanjutan atas kontak antara Martin dan Fernandez. Keputusan itu sempat memicu perdebatan di paddock, terutama karena kubu Aprilia terlihat tidak puas dengan manuver Fernandez pada restart.
Meski demikian, Martin memilih tidak memperpanjang kontroversi tersebut. Ia menolak memberikan komentar lebih jauh soal apakah Fernandez pantas mendapat penalti atau tidak.
Di tengah ketegangan itu, Martin juga menunjukkan sportivitas dengan mengalihkan perhatian kepada kondisi dua rider lain yang mengalami insiden serius di akhir pekan MotoGP Catalunya, yakni Alex Marquez dan Johann Zarco.
Aksi emosional di garasi Aprilia menjadi salah satu sorotan terbesar sepanjang akhir pekan MotoGP Catalunya. Namun permintaan maaf terbuka dari Jorge Martin setidaknya membantu meredakan situasi internal tim di tengah persaingan ketat perebutan gelar musim 2026.
Referensi:
Artikel Terbaru
Rider MotoGP Desak Perubahan Tikungan 1 Barcelona usai Crash Horor Johann Zarco
finnews.id – Insiden besar yang melibatkan Johann Zarco di MotoGP Catalunya kembali...
Joan Mir Kena Penalti di MotoGP Catalunya, Podium Melayang
finnews.id – Balapan MotoGP Catalunya 2026 kembali menghadirkan drama besar setelah hasil...
Klasemen MotoGP 2026 Berubah usai Enam Rider Kena Penalti di Catalunya
finnews.id – MotoGP Catalunya 2026 menghadirkan drama besar bukan hanya saat balapan...
Efek Verstappen, Tiket Nurburgring 24 Hours Sold Out untuk Pertama Kalinya
finnews.id – Ajang Nurburgring 24 Hours 2026 mendapat sorotan besar sejak Max...