Home Internasional Putin Sebut Jalan Damai Rusia dan Ukraina Mulai Terlihat
Internasional

Putin Sebut Jalan Damai Rusia dan Ukraina Mulai Terlihat

Bagikan
Gencatan Senjata, Image: DALL·E 3
Bagikan

finnews.id – Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa jalan menuju perdamaian antara Rusia dan Ukraina mulai terlihat setelah munculnya sejumlah pembicaraan mengenai gencatan senjata dan pertukaran tawanan perang. Pernyataan tersebut disampaikan ketika berbagai upaya diplomasi internasional terus berlangsung untuk menghentikan konflik yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Putin mengatakan dirinya tidak menutup kemungkinan untuk bertemu langsung dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Namun, ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut hanya dapat dilakukan apabila sudah ada kesepakatan damai jangka panjang yang benar-benar final.

Menurut Putin, pertemuan di negara ketiga juga memungkinkan terjadi. Ia menyebut proses penandatanganan perjanjian damai harus menjadi tahap akhir dari seluruh negosiasi yang berjalan.

“Saya mendengar Zelensky siap melakukan pertemuan pribadi, tetapi ini bukan pertama kalinya kami mendengar pernyataan seperti itu,” ujar Putin dalam pernyataannya.

Pertukaran Tawanan Jadi Langkah Awal

Sebagai bagian dari upaya gencatan senjata yang didorong Amerika Serikat, Rusia dan Ukraina sebelumnya sepakat melakukan pertukaran masing-masing 1.000 tawanan perang. Kesepakatan itu menjadi salah satu perkembangan penting dalam hubungan kedua negara di tengah konflik yang masih berlangsung.

Meski demikian, Putin mengaku Rusia belum menerima informasi lanjutan dari Ukraina mengenai detail pelaksanaan pertukaran tersebut.

Pertukaran tawanan selama ini dianggap sebagai salah satu langkah awal untuk membangun kepercayaan antara kedua pihak sebelum pembicaraan damai yang lebih besar dilakukan.

Putin Ingin Negosiasi Keamanan Baru di Eropa

Dalam kesempatan yang sama, Putin juga mengatakan dirinya bersedia membahas sistem keamanan baru di kawasan Eropa. Ia bahkan menyebut mantan Kanselir Jerman Gerhard Schröder sebagai sosok yang dinilai cocok menjadi mitra negosiasi.

Schröder dikenal memiliki hubungan dekat dengan Putin dan pernah bekerja untuk sejumlah perusahaan energi milik negara Rusia. Kedekatan tersebut selama ini memicu kontroversi di Eropa, terutama setelah perang Rusia dan Ukraina pecah.

Pernyataan Putin mengenai negosiasi keamanan menunjukkan bahwa Rusia ingin pembahasan konflik tidak hanya berfokus pada Ukraina, tetapi juga pada hubungan strategis antara Rusia dan negara-negara Barat.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Krisis Kelahiran di Jepang, Populasi Hewan Peliharaan Lampaui Anak-anak

finnews.id – Jepang kembali menghadapi sorotan dunia akibat krisis demografi yang semakin...

Internasional

Pesawat Frontier Airlines Hantam Penyusup di Runway Denver saat Lepas Landas

finnews.id – Insiden mengerikan terjadi di Bandara Internasional Denver, Amerika Serikat, ketika...

Internasional

Harga Avtur Naik, Industri Penerbangan Dunia Mulai Waspada

finnews.id – Kenaikan harga avtur mulai menjadi perhatian baru bagi industri penerbangan...

Internasional

Rusia dan Ukraina Mulai Proses Pertukaran 1.000 Tawanan Perang

finnews.id – Rusia dan Ukraina resmi memulai proses pertukaran 1.000 tawanan perang...