Home ragam Fenomena Langka Cano Cristales, Sungai yang Bisa Berubah Jadi Pelangi
ragam

Fenomena Langka Cano Cristales, Sungai yang Bisa Berubah Jadi Pelangi

Bagikan
Cano Cristales, Image: DALL·E 3
Bagikan

 

finnews.id – Di tengah alam liar Kolombia, terdapat sebuah sungai yang terlihat seperti lukisan hidup. Sungai itu bernama Cano Cristales dan dikenal luas sebagai “sungai pelangi” karena warna airnya dapat berubah menjadi merah, kuning, hijau, biru, hingga hitam pada musim tertentu.

Fenomena ini membuat Cano Cristales menjadi salah satu keajaiban alam paling unik di dunia. Banyak wisatawan menyebutnya sebagai sungai tercantik di planet ini karena perpaduan warnanya tampak tidak nyata, terutama saat terkena cahaya matahari.

Sungai Unik di Jantung Kolombia

Cano Cristales berada di kawasan Serrania de la Macarena, wilayah pegunungan terpencil yang menjadi titik pertemuan ekosistem Amazon, Andes, dan Orinoco. Lokasi ini membuat kawasan tersebut memiliki keanekaragaman hayati yang sangat kaya.

Berbeda dengan sungai biasa yang berwarna cokelat atau kehijauan, Cano Cristales memiliki dasar sungai yang dipenuhi tanaman air langka bernama Macarenia clavigera. Tanaman inilah yang menjadi alasan utama perubahan warna spektakuler di sungai tersebut.

Saat musim kemarau dan musim hujan berada dalam kondisi seimbang, tanaman itu akan bereaksi terhadap cahaya matahari dan permukaan air. Hasilnya, sungai berubah menjadi hamparan warna-warni alami yang terlihat seperti pelangi mengalir.

Warna-warni yang Muncul Bukan dari Cat atau Mineral

Fenomena warna di Cano Cristales bukan berasal dari pencemaran, cat, ataupun bahan kimia. Semua warna muncul secara alami dari kombinasi tanaman air, pantulan cahaya, batuan kuno, serta kejernihan air sungai.

Warna merah menjadi yang paling dominan dan paling terkenal. Namun pada titik tertentu, wisatawan juga dapat melihat gradasi kuning, hijau, biru, ungu, hingga hitam dalam satu aliran sungai yang sama.

Air sungai di Cano Cristales terkenal sangat jernih karena hampir tidak mengandung sedimen atau lumpur. Dasar sungainya dipenuhi formasi batuan kuno yang diperkirakan telah berusia lebih dari satu miliar tahun.

Hanya Berubah Warna pada Musim Tertentu

Fenomena “sungai pelangi” tidak berlangsung sepanjang tahun. Warna terbaik biasanya muncul antara pertengahan tahun hingga awal musim gugur, ketika volume air tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah.

Jika air terlalu deras, tanaman di dasar sungai tidak mendapatkan cukup cahaya matahari. Sebaliknya, jika terlalu kering, tanaman bisa mengalami dormansi. Karena itu, waktu kemunculan warna-warni Cano Cristales sangat bergantung pada kondisi alam.

Faktor inilah yang membuat fenomena tersebut dianggap langka dan sulit disaksikan setiap saat.

Bagikan
Artikel Terkait
ragam

Great Blue Hole, Lubang Raksasa yang Bisa Dilihat dari Luar Angkasa

finnews.id – Di tengah perairan biru Laut Karibia, terdapat sebuah fenomena alam...

ragam

Iran Tetap Main di Piala Dunia, tetapi Minta Jaminan dari FIFA

finnews.id – Tim nasional Iran memastikan tetap akan tampil di Piala Dunia...

ragam

Jose Mourinho Masuk Radar Real Madrid, Peluang Comeback ke Bernabeu Mencuat

finnews.id – Kabar mengenai kemungkinan kembalinya Jose Mourinho ke Real Madrid kembali...

ragam

Lakers Tertekan di Playoff, Keputusan Wasit Picu Dugaan Keberpihakan ke Thunder

finnews.id – Seri playoff antara Los Angeles Lakers dan Oklahoma City Thunder...