finnews.id – Penampilan Hindia di Stadion Pakansari sempat diwarnai ketegangan usai terjadi keributan kecil di tengah kerumunan penonton.
Melansir dari akun Instagram @infiapo.id pada Kamis 9 April 2026, terdapat seorang pria sedang merekam yang memperlihatkan dua laki-laki yang bersitegang ditengah konser Hindia.
Para penonton setempat mencoba melerai dan menenangkannya “udah jangan ribut jangan ribut,” ucap pria yang merekam video.
Lalu situasi yang memanas berubah saat lagu Hindia “everything u are” memasuki bagian reff, penonton justru kompak ikut bernyanyi bersama, mengalihkan suasana jadi lebih kondusif.
Momen tersebut pun langsung jadi sorotan, memperlihatkan bagaimana musik bisa meredakan emosi dan menyatukan ribuan orang dalam satu waktu.
Peristiwa inipun mendapatkan komentar dari berbagai warga netizen.
“HAHAHAHAHA Nanti lanjut, sing along dulu,” tulis netizen,
“Gampang banget berubah mood,” komentar netizen.
“Dalam hatinya masing2 “bodo ane gak mau ketinggalan part reefnya,” ujar netizen.
Profil Hindia
Baskara Putra awalnya lebih dikenal sebagai vokalis dari grup musik rock Feast. Ia kemudian memutuskan untuk memulai proyek solo dengan nama Hindia pada tahun 2018. Nama ini mulai melejit secara eksponensial setelah ia merilis beberapa single yang sangat relevan dengan kehidupan anak muda perkotaan.
Hindia dikenal karena kemampuannya memotret realitas kehidupan sehari-hari, kesehatan mental, hingga isu sosial ke dalam lirik yang lugas dan sangat personal. Musiknya mencampur elemen pop, rock alternatif, dan elektronik dengan gaya bercerita (storytelling) yang kuat.
Diskografi Utama
Hindia telah merilis dua album studio yang sangat sukses di pasaran:
Menari dengan Bayangan (2019):
Album debut yang melambungkan namanya melalui lagu-lagu seperti “Evaluasi”, “Secukupnya”, dan “Rumah ke Rumah”.
Lagu “Secukupnya” menjadi sangat populer setelah digunakan sebagai soundtrack film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI).
Lagipula Hidup Akan Berakhir (2023):
Album ganda yang terdiri dari dua bagian (Volume 1 & 2) dengan total 28 lagu.
Album ini mengeksplorasi tema yang lebih gelap dan luas, mulai dari masalah lingkungan, krisis eksistensi, hingga kritik terhadap sistem kapitalisme. Lagu hits-nya termasuk “Cincin” dan “Janji Palsu”.
Fakta Menarik
Lulusan Komunikasi: Baskara merupakan lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, yang mungkin menjelaskan kepiawaiannya dalam merangkai pesan dalam setiap karyanya.
Kolektif Musik: Selain proyek solo dan Feast, ia juga tergabung dalam grup musik Lomba Sihir.
Ikon Generasi Z & Milenial: Hindia sering dianggap sebagai “suara” bagi generasinya karena lirik-liriknya seringkali terasa seperti curahan hati atau refleksi diri para pendengarnya.(*).