Home Lifestyle Bukan di Mal, Warga Arab Kini Tren Buka Puasa di Puncak Gunung: Pesona Iftar Hiking Ramadan 2026
Lifestyle

Bukan di Mal, Warga Arab Kini Tren Buka Puasa di Puncak Gunung: Pesona Iftar Hiking Ramadan 2026

Bagikan
Tren Iftar Hiking Ramadan 2026
Tren baru Ramadan 2026: Iftar Hiking di pegunungan UEA dan Arab Saudi.Foto:Ilustrasi/Unsplash/@Jessica Anderson
Bagikan

Finnews.id – Ramadan 2026 membawa warna baru yang berbeda dari dekade sebelumnya. Bertepatan dengan cuaca sejuk akhir musim dingin, umat Muslim di wilayah Asia Barat kini mulai meninggalkan kebiasaan berbuka puasa di dalam ruangan (indoor). Muncul sebuah tren unik yang menggabungkan ibadah dengan aktivitas alam: Iftar Hiking.

Di Uni Emirat Arab (UEA), pegunungan seperti Jebel Al Mebrah dan Jabal Qada’ah kini menjadi titik kumpul populer jelang matahari terbenam. Bukan sekadar olahraga, Iftar Hiking adalah bentuk perjalanan spiritual komunitas.

Kelompok yang terdiri dari puluhan orang mendaki jalur pegunungan untuk menikmati udara sejuk dan panorama alam, sebelum akhirnya membatalkan puasa bersama-sama di bawah langit terbuka.

Pergeseran Ritme “Nokturna”: Kota yang Hidup di Tengah Malam

Fenomena menarik lainnya adalah bergesernya ritme hidup masyarakat menjadi “nokturna” atau aktif di malam hari. Karena siang hari yang tenang untuk ibadah, aktivitas ekonomi dan sosial justru meledak antara pukul 22.00 hingga 02.00 dini hari.

Pusat Kebugaran & Olahraga: Lapangan dan gimnasium di kota-kota besar mayoritas Muslim kini penuh sesak pada tengah malam.

Pasar Malam Asia Tenggara: Di Indonesia dan Malaysia, kawasan seperti Bukit Bintang berubah menjadi pusat kuliner dan hiburan keluarga yang hidup hingga menjelang sahur.

Peluang Wisata: Diskon Hotel Hingga 50 Persen

Bagi para pelancong, dua minggu pertama Ramadan 2026 justru menjadi waktu terbaik untuk berwisata hemat. Banyak Online Travel Agent (OTA) dan hotel internasional memangkas tarif hingga 50 persen untuk menarik wisatawan.

Ini adalah kesempatan langka bagi pelancong non-Muslim untuk merasakan pengalaman budaya yang autentik tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam. Namun, wisatawan tetap diingatkan untuk memperhatikan etiket lokal, seperti berpakaian sopan dan menyesuaikan jadwal perjalanan karena kemacetan yang biasanya meningkat drastis menjelang jam berbuka puasa.

Tips Bagi Pelancong di Bulan Ramadan 2026:

Rencanakan Jadwal Sore: Hindari bepergian satu jam sebelum magrib karena lalu lintas di negara Muslim biasanya berada di titik puncak kemacetan.

Cek Jam Operasional: Banyak restoran dan toko yang baru buka saat menjelang sore dan tutup lebih lambat di dini hari.

Gunakan Jalur Evakuasi Budaya: Ramadan adalah momen terbaik untuk melihat sisi kedermawanan dan pertukaran budaya secara langsung melalui acara buka puasa bersama yang terbuka untuk umum.

 

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Lifestyle

Tubuh Bugar Tanpa Ke Gim: 10 Gerakan Workout di Rumah Paling Efektif Tanpa Alat

finnews.id – Memiliki tubuh bugar dan atletis kini bukan lagi monopoli mereka...

Larangan Suami Saat Istri Hamil Menurut Jawa: Awas! Jangan Lakukan Ini Kalau Nggak Mau Si Kecil Kenapa-Kenapa
Lifestyle

Larangan Suami Saat Istri Hamil Menurut Jawa: Awas! Jangan Lakukan Ini Kalau Nggak Mau Si Kecil Kenapa-Kenapa

finnews.id – Pernahkah Anda mendengar bisik-bisik dari orang tua atau tetangga saat...

Lifestyle

5 Rekomendasi Resort Pantai Dekat Jakarta untuk Staycation Akhir Pekan

finnews.id – Menikmati semilir angin laut dan hamparan pasir putih kini tidak...

Rumah Angker Bogor Paling Mencekam, Berani Uji Nyali di Lokasi yang Bikin Bulu Kuduk Merinding Ini?
Lifestyle

Rumah Angker Bogor Paling Mencekam, Berani Uji Nyali di Lokasi yang Bikin Bulu Kuduk Merinding Ini?

finnews.id – Bogor tidak hanya menawarkan udara sejuk dan asri, namun juga...