FINNEWS.CO.ID – Menjelang libur panjang Tahun Baru Imlek dan memasuki bulan suci Ramadan, kebutuhan energi rumah tangga diprediksi melonjak tajam. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, PT Pertamina Patra Niaga resmi menambah pasokan LPG 3 kilogram (kg) sebanyak 7,8 juta tabung di seluruh Indonesia.
Langkah ini dilakukan guna memastikan masyarakat, khususnya rumah tangga dan pelaku usaha mikro, tetap bisa beraktivitas tanpa khawatir kekurangan pasokan gas bersubsidi.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa penambahan stok LPG 3 kg merupakan kebijakan strategis yang rutin dilakukan saat periode hari besar keagamaan.
Menurutnya, konsumsi LPG melonjak karena aktivitas memasak masyarakat meningkat signifikan, baik untuk kebutuhan keluarga maupun usaha kuliner skala kecil.
“Kebijakan ini diambil karena konsumsi LPG 3 kg umumnya meningkat saat perayaan hari besar keagamaan dan ketika aktivitas memasak masyarakat bertambah,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/2/2026).
Tambahan 7,8 juta tabung tersebut bersifat fakultatif, atau di luar distribusi normal harian. Secara nasional, volumenya setara sekitar 85 persen dari penyaluran harian biasa.
Fokus untuk Rumah Tangga dan UMKM
Penambahan pasokan ini diprioritaskan untuk:
-
Rumah tangga penerima subsidi
-
Pedagang kecil dan usaha mikro
-
Pelaku UMKM kuliner
-
Warung makan dan kaki lima
Dengan stok tambahan ini, pemerintah dan Pertamina ingin memastikan tidak terjadi kelangkaan maupun gejolak harga di lapangan.
Promo Bright Gas dan Cashback Hingga Rp25 Ribu
Tak hanya LPG subsidi, Pertamina juga menyiapkan program menarik bagi pengguna LPG non-subsidi Bright Gas.
Melalui promo khusus, pelanggan Bright Gas ukuran:
-
5,5 kg
-
12 kg
bisa mendapatkan cashback hingga Rp25.000 serta poin loyalitas jika melakukan pembayaran memakai aplikasi MyPertamina dan LinkAja di outlet resmi.
Promo ini diharapkan mendorong masyarakat mampu beralih ke LPG non-subsidi sesuai peruntukannya.