finnews.id – Wali Kota Shariff Aguak Diserang Kelompok Bersenjata — Selamat Meski Mobil Dihantam RPG
Pada Hari Minggu pagi, 25 Januari 2026, Wali Kota Akmad Mitra Ampatuan Sr. dari Shariff Aguak, provinsi Maguindanao del Sur di Filipina, menjadi sasaran upaya pembunuhan dalam bentuk serangan bersenjata saat konvoi mobilnya melaju menuju kediamannya setelah berbelanja di pasar lokal.
Kronologi Penyerangan
Serangan terjadi sekitar pukul 06.30 pagi waktu setempat di jalan utama Barangay Poblacion. Para pelaku yang belum teridentifikasi menunggu di pinggir jalan dengan sebuah minivan, lalu meluncurkan granat pelontar roket (RPG) serta menembakkan senjata api bertenaga tinggi ke arah konvoi wali kota.
Demo rekaman kamera pengawas yang diamankan aparat menunjukkan salah satu pelaku turun dari kendaraan dan langsung menembakkan RPG ke arah SUV lapis baja milik Ampatuan. Meskipun kendaraan tersebut sempat tertimpa ledakan, wali kota tidak mengalami luka serius berkat kendaraan yang diduga memiliki pelindung khusus.
Korban dan Tindakan Aparat
Dua pengawal pribadi Ampatuan mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit setempat untuk perawatan.
Setelah serangan, polisi bersama militer dan relawan keamanan komunitas melancarkan pengejaran ke arah pelaku yang melarikan diri menggunakan minivan. Pengejaran berakhir di Barangay Meta di Datu Unsay, di mana terjadi baku tembak singkat dan tiga dari para penyerang dilaporkan tewas dalam konfrontasi tersebut.
Penyelidikan dan Pengamanan
Pihak Kepolisian Nasional Filipina (PNP) menyatakan akan membentuk tim khusus investigasi (Special Investigation Task Group / SITG) untuk mengusut motif serangan serta menangkap para dalang di balik upaya ini.
Acting Chief Polisi Jose Melencio Nartatez Jr. menegaskan bahwa selain mengejar pelaku langsung, aparat akan bekerja untuk menemukan otor intelektual dan jaringan yang mendukung serangan tersebut. Ia menambahkan bahwa pengawasan senjata ilegal akan diperketat di wilayah Bangsamoro guna mencegah insiden serupa.