finnews.id – Pada awal Januari 2026, Meta Platforms Inc., perusahaan induk Facebook, Instagram, dan Threads, mengumumkan langkah besar dalam rangka mematuhi aturan baru pemerintah Australia terkait penggunaan media sosial oleh anak-anak. Langkah ini mencakup penutupan sekitar 544.000–550.000 akun media sosial yang diyakini milik pengguna berusia di bawah 16 tahun di Australia.
Meta menyebut penutupan itu mencakup sekitar 330 ribu akun Instagram, 173 ribu akun Facebook, dan 40 ribu akun Threads yang teridentifikasi milik pengguna di bawah umur.
“Pemenuhan aturan ini akan menjadi proses berlapis yang akan terus kami perbaiki, meskipun kami tetap memiliki kekhawatiran mengenai penentuan usia secara daring tanpa adanya standar industri,” tulis Meta.
Larangan penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun di Australia mulai berlaku pada 10 Desember 2025 lalu dan menjadi kebijakan pertama di dunia yang diterapkan oleh negara demokrasi.
Sepuluh platform yang terdampak, termasuk Facebook, Instagram, TikTok, Snapchat, X, Reddit, dan Twitch, diwajibkan melarang pengguna di bawah umur mengakses layanan mereka atau menghadapi denda hingga 49,5 juta dolar Australia.
Platform menggunakan berbagai metode untuk menentukan usia pengguna, termasuk inferensi usia berdasarkan aktivitas akun dan analisis swafoto.
Sejumlah platform menyatakan keberatan atas kebijakan tersebut. Reddit, misalnya, mengajukan gugatan terhadap pemerintah Australia dengan alasan platformnya bukan media sosial, sekaligus menilai kebijakan itu berpotensi menimbulkan persoalan privasi dan kebebasan berekspresi.
Respons Meta terhadap Larangan
Meskipun Meta telah mematuhi peraturan tersebut, perusahaan menyatakan bahwa larangan total pengguna di bawah 16 tahun tidak otomatis membuat anak lebih aman secara daring. Meta menyuarakan beberapa kekhawatiran, antara lain:
- Kesulitan dalam memverifikasi usia secara akurat tanpa standar industri yang konsisten.
- Larangan dapat mendorong remaja untuk berpindah ke platform yang kurang diatur, atau menggunakan VPN dan akun orang tua untuk tetap mengakses media sosial.
- Meta mendorong pendekatan alternatif seperti verifikasi usia di tingkat toko aplikasi atau pengalaman online yang lebih aman dan sesuai usia.
Meta juga menyoroti belum konsistennya metode verifikasi usia serta rendahnya minat patuh dari sebagian remaja dan orang tua.