Home Lifestyle Waspada Varian ‘Super Flu’ H3N2, Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Perketat Prokes
Lifestyle

Waspada Varian ‘Super Flu’ H3N2, Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Perketat Prokes

Bagikan
Penularan Super Flu H3N2 Subclade K
Dinkes DKI Jakarta meminta masyarakat waspadai penularan 'Super Flu' Influenza A H3N2 Subclade K.Foto:Pixabay@mojpe
Bagikan

Finnews.id – Masyarakat Indonesia kini tengah menyoroti kemunculan varian baru Influenza A H3N2 yang populer dengan sebutan ‘Super Flu’ atau Subclade K. Menanggapi hal tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta secara resmi mengimbau warga untuk memperketat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna memutus rantai penularan.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menegaskan bahwa penerapan protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan sabun dan penggunaan masker saat sakit menjadi tameng utama. Selain itu, masyarakat perlu menjaga daya tahan tubuh melalui nutrisi seimbang, hidrasi yang cukup, serta istirahat teratur untuk menghadapi varian baru ini.

Mengenal Subclade K dan Sebarannya di Indonesia
Kementerian Kesehatan RI telah mendeteksi keberadaan Subclade K sejak Agustus 2025 melalui pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS). Berdasarkan data sistem surveilans sentinel ILI-SARI, varian ini telah menyebar ke delapan provinsi di Indonesia dengan total 62 kasus terkonfirmasi hingga akhir Desember 2025.

Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat tercatat sebagai wilayah dengan temuan kasus terbanyak. Meskipun istilah ‘Super Flu’ terdengar mengancam, Ani menekankan bahwa situasi nasional saat ini masih terkendali. Data menunjukkan tidak ada peningkatan tingkat keparahan yang signifikan jika kita bandingkan dengan jenis influenza lainnya.

Waspadai Gejala Pneumonia Berat
Meski angka kasus di Jakarta menunjukkan tren penurunan sejak puncaknya pada Oktober 2025, masyarakat dilarang lengah. Ani meminta warga segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang menjurus pada pneumonia atau radang paru-paru.

“Waspadai tanda-tanda pneumonia berat seperti napas cepat, tarikan dinding dada ke dalam, hingga saturasi oksigen yang turun di bawah 92 persen,” ujar Ani dalam keterangannya di Jakarta, Senin (5/1/2026).

Tren Kasus ISPA dan Influenza
Data Dinkes DKI Jakarta mencatat bahwa kasus Penyakit Mirip Influenza (ILI) sempat melonjak hingga 74 persen secara nasional pada Agustus 2025 lalu. Peningkatan ini didominasi oleh Influenza A, yang kemudian diikuti dengan kenaikan angka Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Bagikan
Artikel Terkait
Lifestyle

3 Shio yang Kurang Beruntung di 2026, Ada Penangkalnya

finnews.id – Feng Shui merupakan salah satu kepercayaan dan tradisi Tionghoa. Namun...

Lifestyle

Bagaimana Cara Memberi dan Ganti Nama menurut Tradisi Jawa

finnews.id – Masyarakat Jawa memiliki beragam cara memberikan maupun mengganti nama. Sering...

Alternatif makanan sehat
Lifestyle

Ganti Menu Favoritmu! 14 Alternatif Makanan Sehat Tanpa Kehilangan Rasa Enak

Finnews.id – Menjaga kesehatan tubuh tidak harus berarti membuang semua makanan favorit...

Lifestyle

Pahami Perbedaan Burnout dan Post Holiday Blues

finnews.id – Setelah merasakan liburan yang cukup panjang, pastinya ada kesan yang...