Home News Tangis Permintaan Maaf Warga Sibolga Korban Banjir Usai Lakukan Penjarahan: Kami Kelaparan
News

Tangis Permintaan Maaf Warga Sibolga Korban Banjir Usai Lakukan Penjarahan: Kami Kelaparan

Bagikan
Warga minta maaf usai menjarah
warga Sibolga korban bencana minta maaf usai melakukan penjarahan
Bagikan

finnews.id – Banjir dan longsor yang melanda Kota Sibolga, Sumatera Utara, tak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga memicu situasi darurat yang mendorong sebagian warga mengambil jalan nekat: menjarah bahan pangan demi bertahan hidup.

Sejumlah minimarket seperti Alfamart dan Indomaret, hingga Gudang Bulog Sarudik, menjadi sasaran di tengah lumpuhnya distribusi logistik dan terputusnya akses bantuan.

Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, seorang pria warga Sibolga tampak menyampaikan permintaan maaf terbuka atas aksinya yang ikut menjarah minimarket. Ia mengaku hanya mengambil mie instan, air mineral, dan makanan ringan untuk keluarga yang sudah berhari-hari tanpa makanan layak.

“Saya tidak berniat menjarah. Tapi kami terjebak banjir, tidak punya apa-apa, tidak ada uang, tidak ada bantuan yang datang. Saya hanya ingin keluarga saya makan,” ungkapnya dengan nada lirih.

Ia pun berjanji akan mengganti seluruh barang yang diambil ketika kondisi ekonomi keluarganya kembali pulih.

Gudang Bulog Dibobol

Selain minimarket, Gudang Bulog Sarudik juga tak luput dari sasaran. Pemimpin Wilayah Bulog Sumatra Utara, Budi Cahyanto, mengatakan massa memaksa masuk dengan merobohkan pagar, lalu mengambil beras dan minyak goreng.

Aparat keamanan yang berjaga saat itu kewalahan menghadapi desakan warga yang kelaparan. Fokus utama pun terpecah antara evakuasi korban, penanganan darurat, dan pengamanan fasilitas vital.

Di sisi lain, Bulog masih melakukan pendataan kerugian serta memperkuat koordinasi dengan TNI dan Polri untuk mencegah insiden susulan.

Meski terjadi penjarahan di beberapa titik, sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Sibolga masih terpantau aman dan terkendali, seperti:

  • Swalayan Aido
  • Nauli Swalayan
  • Indomaret Simpang Albertus
  • Alfamart Jalan Sutoyo Siswomiharjo

Namun, beberapa gerai lain di Jalan Singamaraja, Suprapto, Imam Bonjol, hingga Sibolga–Barus sempat menjadi sasaran massa.

Pihak Indomaret dan Alfamart menyatakan telah menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, serta bersedia ikut dalam penyaluran bantuan bagi korban bencana.

16 Orang Diamankan, Aparat Perketat Pengamanan

Polres Sibolga menetapkan 16 orang sebagai terduga pelaku penjarahan dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa makanan, minuman, dan kebutuhan rumah tangga.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
Fakta-Fakta pendaki muda Syafiq Ali yang meninggal di Gunung Slamet
News

Fakta-Fakta Pendaki Muda Syafiq Ali, Hilang hingga Ditemukan Meninggal Dunia Dekat Kawah Gunung Slamet

finnews.id – Setelah 17 hari pencarian tanpa henti, harapan menemukan Syafiq Ridhan...

Bantuan Air Bersih Baznas untuk korban bencana
News

Baznas Kirim 186 Ribu Liter Air Bersih untuk Korban Banjir dan Longsor Tapanuli Tengah

finnews.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bergerak cepat membantu warga...

Persiapan berangkat haji
News

Tradisi Walimatus Safar: Kemenkes Ingatkan Jemaah Haji 2026 Tak Terjebak Tradisi yang Mengancam Nyawa

finnews.id – Niat hati merayakan syukuran sebelum berangkat ke Tanah Suci, namun...

News

Penyebab Bocornya KM Nabilah di Kepulauan Seribu Utara

finnews.id – Kecelakaan laut menimpa kapal kayu KM Nabilah di perairan tenggara...