Home News Akses Jalan Agam Terputus akibat Longsor, BNPB Turunkan Alat Berat dan Helikopter Logistik Darurat
News

Akses Jalan Agam Terputus akibat Longsor, BNPB Turunkan Alat Berat dan Helikopter Logistik Darurat

Bagikan
BNPB Agam
BNPB kerahkan alat berat dan helikopter logistik di Agam, Sumatera Barat. Akses jalan Palembayan-Malalak ditargetkan pulih 2 hari. Data korban Agam: 87 meninggal, 76 hilang.Foto:BNOB
Bagikan

Finnews.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara intensif mengerahkan sejumlah alat berat dan dukungan udara untuk mempercepat proses penanganan bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Upaya ini ditujukan untuk memulihkan akses mobilisasi warga terdampak sekaligus mendukung operasi pencarian korban hilang.

Pemulihan Akses Jalan Jadi Prioritas Utama

Alat berat difokuskan untuk beroperasi di dua lokasi yang paling terdampak signifikan, yakni Kecamatan Palembayan dan Kecamatan Malalak. Daerah-daerah ini menjadi prioritas karena akses jalannya tertutup total akibat lumpur dan material longsor.

Direktur Dukungan Infrastruktur Darurat BNPB, Andria Yuferryzal, menargetkan bahwa dalam satu hingga dua hari ke depan, akses jalan yang saat ini terputus dapat kembali dilalui, meskipun masih terbatas untuk kendaraan roda dua (sepeda motor).

Dalam upaya pemulihan infrastruktur sementara ini, BNPB berkoordinasi erat dengan Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat. Kolaborasi ini memastikan bahwa pemulihan akses darurat dapat berjalan cepat dan terpadu.

Dropping Logistik ke Lokasi Terisolir

Selain penanganan akses darat, BNPB juga mengerahkan helikopter untuk mendukung kebutuhan dasar warga terdampak. Helikopter tersebut digunakan untuk dropping logistik via udara ke lokasi-lokasi terisolir yang ada di Kabupaten Agam. Langkah ini memastikan pasokan kebutuhan dasar tetap terpenuhi di tengah keterbatasan akses darat.

Berdasarkan data resmi yang dihimpun per Minggu (30/11), dampak bencana di Kabupaten Agam sangat signifikan. Sebanyak 87 orang meninggal dunia dan 76 orang lainnya masih dinyatakan hilang akibat peristiwa longsor dan banjir bandang ini.

BNPB menegaskan komitmen untuk terus mendorong operasi pembersihan area, pemulihan infrastruktur, serta pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak bencana di Provinsi Sumatera Barat berjalan dengan maksimal hingga kondisi darurat teratasi.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Fakta-Fakta pendaki muda Syafiq Ali yang meninggal di Gunung Slamet
News

Fakta-Fakta Pendaki Muda Syafiq Ali, Hilang hingga Ditemukan Meninggal Dunia Dekat Kawah Gunung Slamet

finnews.id – Setelah 17 hari pencarian tanpa henti, harapan menemukan Syafiq Ridhan...

Bantuan Air Bersih Baznas untuk korban bencana
News

Baznas Kirim 186 Ribu Liter Air Bersih untuk Korban Banjir dan Longsor Tapanuli Tengah

finnews.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bergerak cepat membantu warga...

Persiapan berangkat haji
News

Tradisi Walimatus Safar: Kemenkes Ingatkan Jemaah Haji 2026 Tak Terjebak Tradisi yang Mengancam Nyawa

finnews.id – Niat hati merayakan syukuran sebelum berangkat ke Tanah Suci, namun...

News

Penyebab Bocornya KM Nabilah di Kepulauan Seribu Utara

finnews.id – Kecelakaan laut menimpa kapal kayu KM Nabilah di perairan tenggara...