Home Hukum & Kriminal Terungkap Motif Pembunuhan Bocah Alvaro: Ternyata Ayah Tiri Cemburu Berat pada Sang Istri
Hukum & Kriminal

Terungkap Motif Pembunuhan Bocah Alvaro: Ternyata Ayah Tiri Cemburu Berat pada Sang Istri

Bagikan
Alvaro Kiano Nugroho
Alvaro Kiano Nugroho
Bagikan

finnews.id – Motif di balik tewasnya bocah Alvaro Kiano Nugroho (6), yang sempat dilaporkan hilang selama berbulan-bulan, akhirnya terungkap. Keluarga menyebut ayah tiri korban, Alex Iskandar, melakukan pembunuhan karena diliputi kecemburuan terhadap istrinya, Arum, ibu kandung Alvaro.

“Pelaku itu cemburu sama istrinya. Kalau telepon tidak diangkat, dia selalu berpikir istrinya selingkuh atau bersama laki-laki lain,” ungkap kakek Alvaro, Tugimin, kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/11).

Informasi mengenai motif tersebut diperoleh keluarga setelah adanya interogasi terhadap pelaku. Kecemburuan yang memuncak diduga berkembang menjadi dendam hingga akhirnya berujung pada pembunuhan tragis terhadap Alvaro.

Menurut Tugimin, konflik semakin memanas setelah Arum tetap berangkat bekerja ke Malaysia meski dilarang oleh Alex. “Dalam kecemburuan itu timbullah dendam. Dia larang kerja ke Malaysia, tapi tetap berangkat,” ucapnya.

Menikah sejak 2023

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan memastikan bahwa pelaku pembunuhan Alvaro adalah ayah tirinya sendiri.

“Pelaku adalah ayah tirinya Alvaro,” tegas Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly.

Alex diketahui menikah dengan ibu Alvaro sejak 2023, namun rumah tangga pasangan tersebut dilaporkan tengah retak dan berencana bercerai.

Hilangnya Alvaro Berakhir Tragis

Alvaro dilaporkan hilang sejak 6 Maret 2025 di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, dan tidak terlacak selama delapan bulan. Polisi akhirnya menemukan Alvaro dalam keadaan meninggal dunia.

Polsek Pesanggrahan menyebut pelaku sudah diamankan untuk dimintai keterangan. Namun penyebab pasti kematian korban belum diungkap karena penyelidikan masih berjalan.

Proses pencarian Alvaro sempat terkendala beberapa faktor, termasuk rekaman CCTV yang terhapus otomatis setiap hari sehingga tidak tersimpan. Selain itu, laporan hilangnya Alvaro disebut baru dilakukan keluarga tidak tepat pada hari kejadian.

Meski demikian, polisi menyatakan akan terus mendalami kasus ini melalui keterangan saksi, pihak sekolah, keluarga, hingga laporan masyarakat yang masuk melalui media sosial dan kanal aduan resmi kepolisian.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
EkonomiHukum & Kriminal

Alleged Corruption Case at KPP Madya North Jakarta: Tax Bribery and Manipulation of Tax Obligations

finnews.id – The Corruption Eradication Commission (KPK) has named five individuals as...

Modus All In Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara
Hukum & Kriminal

Modus ‘All In’ Pejabat Pajak Jakut: Pangkas Kewajiban Rp75 Miliar Jadi Rp15 Miliar

Finnews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap praktik lancung di balik Operasi...

Korupsi Pajak KPP Madya Jakarta Utara PT Wanatiara
Hukum & Kriminal

Skandal Pajak Jakut: Negara Rugi Rp60 Miliar, KPK Sita Logam Mulia dan Valas

Finnews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar praktik lancung di Kantor Pelayanan...

Korupsi Pajak KPP Madya Jakarta Utara
Hukum & Kriminal

KPK Tetapkan Kepala KPP Madya Jakarta Utara sebagai Tersangka Suap Rp 4 Miliar

Finnews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan lima orang sebagai tersangka...