Home News Keukeh Tuding Ijazah Doktor Palsu, Massa Geruduk MK Tuntut Arsul Sani Dipecat
News

Keukeh Tuding Ijazah Doktor Palsu, Massa Geruduk MK Tuntut Arsul Sani Dipecat

Bagikan
Demo MK Arsul Sani
Massa berunjuk rasa di depan gedung MK, menuntut Hakim Arsul Sani diperiksa dan dipecat terkait dugaan penggunaan ijazah doktoral palsu, meskipun Arsul Sani telah membantah dan menunjukkan bukti wisuda..FOto:Unsplash @Tito Texidor III
Bagikan

Massa Tuntut Pemecatan Buntut Skandal Ijazah Doktor

Finnews.id – Kasus dugaan ijazah palsu yang menimpa Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Arsul Sani memasuki babak baru di ranah publik. Sekelompok massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Peduli Mahkamah Konstitusi menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung MK, Jakarta Pusat, pada hari ini, Selasa 18 November 2025.

Aksi ini menuntut Hakim Arsul Sani diperiksa dan segera dipecat buntut tudingan miring terkait legalitas ijazah doktoralnya.

Massa aksi tiba di lokasi sekitar pukul 10.10 WIB dan langsung berkumpul di Jalan Abdul Muis, tepat di belakang gedung MK. Mereka membawa satu unit mobil komando dan mengusung spanduk berwarna merah yang secara eksplisit menuliskan tuntutan, “Periksa dan Pecat Arsul Sani Pakai Ijazah Doktor Hukum Palsu Saat Seleksi Hakim MK.”

Orator di atas mobil komando memekikkan desakan agar polisi mengusut tuntas skandal tersebut. Mereka menduga Arsul Sani tidak menyelesaikan pendidikan di Skotlandia dan menempuh studi doktor selama tiga tahun di Polandia, dengan kampus yang diduga terlibat dalam praktik jual beli ijazah palsu.

Kerumunan massa ini membuat situasi lalu lintas di sekitar Jalan Abdul Muis sempat tersendat, meskipun tidak ada penutupan jalan.

Dilaporkan ke Polisi, Arsul Sani Tunjukkan Bukti Asli

Aksi demonstrasi ini terjadi beberapa hari setelah Arsul Sani dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh kelompok lain, yakni Aliansi Masyarakat Pemerhati Konstitusi, pada Jumat (14/11). Laporan itu dimasukkan terkait dugaan penggunaan ijazah program doktor yang dianggap palsu.

Namun, Arsul Sani membantah tegas semua tuduhan yang diarahkan kepadanya. Saat menggelar jumpa pers di MK pada Senin 17 November 2025, Arsul Sani mengatakan dirinya menjalani wisuda doktoral pada tahun 2023 di Warsaw Management University (WMU) di Warsawa, Polandia.

Sebagai bukti, Arsul Sani memperlihatkan ijazah asli serta ijazah yang telah dilegalisasi oleh KBRI di Polandia. Ia menjelaskan bahwa Duta Besar Indonesia di Warsawa, Anita Lidya Luhulima, bahkan turut hadir dalam wisuda tersebut. Selain itu, Arsul Sani mempertontonkan hardcopy disertasinya yang membahas reformasi hukum kontraterorisme.

Arsul Sani mengaku telah menyerahkan semua berkas bukti studi doktoral hingga wisudanya kepada Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK). Penyerahan dokumen ini dilakukan sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban atas tuduhan serius yang kini menjadi sorotan publik.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Foto ilustrasi Kereta Api
News

PT KAI Beri Diskon Tiket Kereta Libur Paskah? Ini Penjelasan Resminya

finnews.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT Kereta Api Indonesia...

News

Gempa M 7,6 Guncang Sulawesi Utara, BMKG Deteksi Tsunami di Halmahera Barat dan Bitung

finnews.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Sulawesi Utara pada Kamis...

Siap-Siap! Kawasan Kumuh Menteng Tenggulun Disulap Jadi Sentra Ekonomi Modern
News

Siap-Siap! Kawasan Kumuh Menteng Tenggulun Disulap Jadi Sentra Ekonomi Modern

finnews,id – Kabar gembira buat warga Jakarta! Wajah kawasan Menteng Tenggulun bakal...

Komnas HAM Bongkar Skandal Koordinasi TNI-Polri di Kasus Andrie Yunus
News

Komnas HAM Bongkar Skandal Koordinasi TNI-Polri di Kasus Andrie Yunus

finnews.id – Tabir gelap kasus penyiraman aktivis Andrie Yunus semakin terkuak dan...