Finnews.id – Pemerintahan Trump mengeluarkan panduan baru yang memungkinkan penolakan visa permanen AS bagi imigran dengan kondisi kesehatan kronis seperti diabetes atau obesitas. Kebijakan ini dinilai sangat ekspansif dan kontroversial.
Kebijakan Kontroversial: Imigran Berpenyakit Kronis Terancam Ditolak Visa Permanen AS
Pemerintahan Trump mengeluarkan arahan baru pada hari Kamis 13 Novemer 2025 yang dapat menjadi penghalang bagi warga negara asing yang mencari visa untuk tinggal permanen di Amerika Serikat (AS).
Panduan ini mengizinkan penolakan visa bagi pemohon yang memiliki kondisi medis tertentu, termasuk penyakit umum seperti diabetes atau obesitas.
Instruksi ini, yang diterbitkan dalam cable oleh State Department kepada pejabat kedutaan dan konsuler, mengarahkan petugas visa untuk menilai pemohon tidak memenuhi syarat masuk AS dengan beberapa alasan baru, termasuk usia atau kemungkinan mereka akan bergantung pada bantuan publik.
Pemohon dengan masalah kesehatan kronis atau usia tertentu dianggap berpotensi menjadi “public charge” atau beban publik, yaitu potensi penyedot sumber daya AS.
Perluasan Kriteria Kesehatan: Petugas Visa Miliki Otoritas Lebih
Meskipun penilaian kesehatan telah menjadi bagian dari proses aplikasi visa selama bertahun-tahun (terutama untuk skrining penyakit menular seperti TBC dan riwayat vaksin), para ahli menilai panduan baru ini secara signifikan memperluas daftar kondisi medis yang harus dipertimbangkan.
Panduan baru memberikan otoritas lebih besar kepada petugas visa untuk membuat keputusan imigrasi berdasarkan status kesehatan pemohon.
Arahan ini merupakan bagian dari kampanye Pemerintahan Trump yang bertujuan deportasi dan menghalangi imigran baru masuk ke AS. Panduan baru ini menegaskan bahwa kesehatan imigran harus menjadi fokus utama dalam proses aplikasi.
Cable tersebut secara eksplisit menyebutkan: “Anda harus mempertimbangkan kesehatan pemohon. Kondisi medis tertentu — termasuk, namun tidak terbatas pada, penyakit kardiovaskular, penyakit pernapasan, kanker, diabetes, penyakit metabolik, penyakit neurologis, dan kondisi kesehatan mental — dapat membutuhkan biaya perawatan ratusan ribu dolar.”
Diperkirakan sekitar 10% populasi dunia menderita diabetes, sementara penyakit kardiovaskular merupakan pembunuh utama secara global.
Selain itu, petugas visa didorong untuk mempertimbangkan kondisi lain, seperti obesitas, yang dicatat dapat menyebabkan komplikasi seperti asma, sleep apnea, dan tekanan darah tinggi.
“Semua ini dapat memerlukan perawatan jangka panjang yang mahal,” bunyi cable tersebut.
Spekulasi Biaya Medis dan Kritik Pakar Hukum
Petugas visa juga diperintahkan untuk menentukan apakah pemohon memiliki sumber daya keuangan yang memadai untuk menutupi biaya pengobatan tanpa bantuan pemerintah AS.
Teks arahan bertanya: “Apakah pemohon memiliki sumber daya keuangan yang memadai untuk menutupi biaya perawatan tersebut sepanjang perkiraan masa hidupnya tanpa mencari bantuan tunai publik atau institusionalisasi jangka panjang dengan biaya pemerintah?”
Pakar hukum imigrasi senior, Charles Wheeler, menilai bahasa cable ini bertentangan dengan Foreign Affairs Manual (manual internal State Department) yang menyatakan bahwa petugas visa tidak dapat menolak aplikasi berdasarkan skenario “bagaimana jika” di masa depan.
Ia khawatir petugas visa yang tidak terlatih secara medis diarahkan untuk mengembangkan “pemikiran mereka sendiri tentang apa yang dapat menyebabkan semacam biaya medis di masa depan,” yang dapat didasari bias pribadi.
Panduan tersebut bahkan meminta petugas visa mempertimbangkan kesehatan anggota keluarga pemohon, termasuk anak-anak atau orang tua.
Pengacara imigrasi, Sophia Genovese, menyoroti bahwa panduan ini mendorong spekulasi terhadap biaya perawatan medis dan kemampuan kerja pemohon di AS berdasarkan riwayat kesehatan mereka, yang dinilainya sangat ekspansif dan dapat menimbulkan banyak masalah saat wawancara konsuler.
- Aturan baru imigrasi AS penyakit kronis.
- Diabetes
- Imigran AS ditolak karena diabetes dan obesitas
- Imigrasi
- Kebijakan "Public Charge"
- Kebijakan Kesehatan
- Kebijakan Trump public charge kesehatan
- Kondisi Kesehatan Kronis
- obesitas
- Panduan baru penolakan visa AS kondisi kesehatan
- Pemerintahan Trump
- Penolakan Visa
- Penyakit Kronis
- Public Charge Rule
- State Department
- Trump Administration
- Visa Amerika Serikat
- Visa Imigran AS