Home Internasional Helikopter Militer Filipina Jatuh Saat Misi Bantuan Topan Kalmaegi, 6 Kru Tewas
Internasional

Helikopter Militer Filipina Jatuh Saat Misi Bantuan Topan Kalmaegi, 6 Kru Tewas

Bagikan
Helikopter Militer Filipina Jatuh
Sebanyak enam personel militer Filipina tewas setelah helikopter jenis Bell UH-1H Huey yang mereka tumpangi jatuh di Agusan del Sur. Foto: Ilustrasi Unsplash @ Jessica Cogar
Bagikan

Finnews.id – Sebanyak enam personel militer Filipina tewas setelah helikopter jenis Bell UH-1H Huey yang mereka tumpangi jatuh di Agusan del Sur. Kecelakaan tragis ini terjadi saat para kru menjalankan misi kemanusiaan di tengah cuaca ekstrem akibat Topan Kalmaegi.

Enam Tentara Tewas dalam Kecelakaan Misi Kemanusiaan

Sebuah tragedi terjadi di tengah upaya penanganan bencana Topan Kalmaegi (Badai Tino) di Filipina. Helikopter militer Angkatan Udara Filipina (PAF) dilaporkan jatuh di wilayah Agusan del Sur, Pulau Mindanao, pada hari Selasa 4 November 2025. Kecelakaan ini menewaskan seluruh kru di dalamnya, yang berjumlah enam personel militer.

Militer Filipina mengonfirmasi penemuan enam jenazah awak tersebut, yang secara heroik gugur saat bertugas. Helikopter nahas itu teridentifikasi sebagai jenis Huey yang sedang menjalankan misi tanggap darurat untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke provinsi-provinsi yang diterjang Topan Kalmaegi.

Jatuh di Tengah Cuaca Buruk

Kecelakaan tragis ini terjadi sebelum tengah hari pada Selasa, sekitar 270 kilometer dari Pulau Cebu, wilayah yang paling parah terkena dampak topan.

Juru bicara PAF menyatakan bahwa komunikasi dengan helikopter terputus secara tiba-tiba, yang segera mendorong peluncuran operasi pencarian dan penyelamatan.

Penyebab pasti jatuhnya helikopter hingga kini masih belum diketahui. Namun, kecelakaan ini terjadi saat wilayah tersebut berada di bawah kondisi cuaca yang sangat buruk, yaitu di tengah terpaan dan dampak dari badai.

Helikopter tersebut merupakan bagian dari rombongan empat pesawat yang diterbangkan dari Davao menuju Butuan, ditugaskan untuk melaksanakan penilaian kerusakan cepat dan analisis kebutuhan pascabencana.

Insiden ini menambah duka warga Filipina, di mana total korban tewas akibat Topan Kalmaegi (banjir, tanah longsor, dan insiden ini) telah mencapai puluhan orang. Investigasi mendalam sedang dilakukan oleh pihak militer untuk menentukan keadaan dan penyebab pasti kecelakaan.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Internasional

Apple Setuju Bayar Ganti Rugi US$250 Juta untuk Klaim Siri yang Didukung AI

finnews.id – Klaim kecerdasan buatan (AI) pada asisten suara Siri berujung pada...

Internasional

Pesawat Tanker AS Boeing KC-135 Hilang Kontak di Teluk Persia Usai Kirim Sinyal Darurat

finnews.id – Sebuah pesawat pengisian bahan bakar udara milik militer Amerika Serikat,...

Internasional

Thailand Kucurkan Pinjaman US$12,2 Miliar: Upaya Selamatkan Ekonomi dari Badai Timur Tengah

finnews.id – Pemerintah Thailand mengambil langkah besar dengan menyetujui paket pinjaman darurat...

Internasional

Musk Bayar Denda US$1,5 Juta, Akhiri Drama Gugatan Saham Twitter

finnews.id – Elon Musk akhirnya mencapai kesepakatan dengan pemerintah AS untuk mengakhiri...