Home Internasional Komet Lemon ‘Terlilit’ Terekam Bidikan Astronom Italia, Heboh di Media Sosial
Internasional

Komet Lemon ‘Terlilit’ Terekam Bidikan Astronom Italia, Heboh di Media Sosial

Bagikan
Komet Lemmon
Foto langka Komet C/2025 A6 (Lemmon) terlihat terbungkus jejak emas meteor telah memukau dunia astronomi. Ini adalah "keajaiban perspektif" di mana dua objek kosmik yang terpisah puluhan juta kilometer terekam dalam satu bingkai dramatis.Foto:X
Bagikan

Finnews.id – Dunia astronomi global dikejutkan oleh sebuah bidikan yang disebut sebagai “keajaiban optis murni”. Seorang astronom Italia berhasil mengabadikan momen langka ketika Komet C/2025 A6 (Lemmon), yang tengah melintasi langit malam, tampak seolah-olah “terlilit” oleh jejak cahaya berwarna keemasan yang ditinggalkan oleh peristiwa meteor ultra-cepat.

Fenomena yang terekam pada 24 Oktober 2025 ini seketika viral di media sosial dan menjadi berita utama di berbagai media sains internasional, termasuk Space.com dan IFLScience.

Perspektif Sempurna dari Jarak Jauh

Foto menakjubkan ini diabadikan oleh Dr. Gianluca Masi dari The Virtual Telescope Project di Manciano, Italia. Ia tengah melakukan pemotretan rutin Komet Lemmon, komet yang tercatat hanya melintas dekat Bumi sekali dalam 1.300 tahun.

Momen dramatis ini terjadi ketika sebuah meteor tiba-tiba melesat melintasi atmosfer Bumi, tepat di garis pandang ke arah Komet Lemmon yang berada jauh di luar angkasa.

Secara fisik, Komet Lemmon berjarak sekitar 100 juta kilometer dari Bumi, sementara jejak meteor hanya berada puluhan kilometer di atas permukaan Bumi. Jarak yang sangat jauh ini menciptakan ilusi optik: jejak meteor yang bercahaya terlihat melingkari ekor komet.

Penjelasan Ilmiah di Balik Cahaya Keemasan

Fenomena “lilitan” bercahaya ini bukan hanya kebetulan optik, tetapi juga peristiwa ilmiah yang kompleks. Jejak yang ditinggalkan meteor tersebut dikenal sebagai “afterglow” atau pancaran cahaya sisa.

Dr. Masi menjelaskan bahwa fenomena ini terkait dengan ionisasi oksigen molekuler di atmosfer. Ketika meteor memasuki atmosfer dengan kecepatan yang sangat tinggi, ia memanaskan dan mengionisasi molekul-molekul oksigen.

Proses rekombinasi (penggabungan kembali) molekul oksigen ini kemudian menghasilkan emisi cahaya pada panjang gelombang tertentu, yang menghasilkan warna keemasan atau kemerahan yang terlihat dramatis dalam foto eksposur panjang.

Nilai Penting Komet Lemmon

Kehadiran Komet Lemmon dalam bingkai foto ini menambah nilai historis peristiwa tersebut. Komet ini, yang mencapai titik terdekat dengan Bumi pada pertengahan Oktober 2025, merupakan salah satu komet paling terang yang terlihat tahun ini.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Internasional

Gempar! Xi Jinping Pecat Jenderal Paling Kuat di China, Gejolak Militer Beijing?

finnews.id – Presiden Xi Jinping mengeluarkan keputusan besar dengan mencopot General Zhang...

China Buka Pintu untuk Chip AS, Nvidia H200 Resmi Masuk Tiongkok
Internasional

China Buka Pintu untuk Chip AS, Nvidia H200 Resmi Masuk Tiongkok

Finnews.id – Setelah bertahun-tahun bersikap keras terhadap teknologi Amerika Serikat, China akhirnya...

Internasional

India Konfirmasi Dua Kasus Virus Nipah, Klaim Situasi Terkendali

finnews.id – Pihak berwenang India telah memastikan “penanganan tepat waktu” virus Nipah...

Internasional

Armada Kapal Perang AS Tiba di Timur Tengah, Trump: Iran Ingin Membuat Kesepakatan

finnews.id – Armada Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang dipimpin oleh USS...