finnews.id – Perilisan global untuk seri flagship terbaru Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max tampaknya makin dekat. Informasi kehadiran kedua ponsel tersebut terungkap usai ketahuan muncul di situs peritel asal Italia, Epto.

Mengutip laporan Gizmochina, Selasa (27/10), situs peritel tersebut membeberkan rincian harga kedua ponsel untuk wilayah Eropa, pilihan warna resmi, hingga spesifikasi utamanya.

Berdasarkan data Epto, Xiaomi membanderol 18 Pro varian RAM 12 GB dan memori internal 256 GB seharga 1.398 euro (sekitar Rp28,35 juta). Sementara itu, varian 12 GB / 512 GB dilepas dengan harga 1.591 euro (sekitar Rp32,26 juta).

Adapun varian tertinggi Xiaomi 18 Pro Max hanya menyediakan satu opsi konfigurasi memori, yakni 12 GB / 512 GB. Ponsel ini dipatok seharga 1.783 euro (sekitar Rp36,15 juta), meski beberapa pilihan warna tertentu dijual sedikit lebih murah seharga 1.761 euro (sekitar Rp35,71 juta).

Untuk pasar Eropa, Xiaomi menghadirkan kedua ponsel tersebut dalam tiga opsi warna, yaitu hitam, putih, dan merah. Xiaomi menjadikan warna merah sebagai opsi standar di Eropa—berbeda dengan pasar China yang hanya menyematkan warna merah untuk varian Transparent Special Edition. Sementara itu, opsi warna merah muda dan biru dipastikan tidak akan masuk ke pasar Eropa.

Situs Epto juga mengonfirmasi adanya pemangkasan kapasitas baterai pada versi Eropa jika kita membandingkannya dengan versi China.

Xiaomi 18 Pro versi Eropa membawa baterai berkapasitas 6.000 mAh dengan pengisian daya cepat 90W. Angka ini lebih kecil dari versi China yang mengemas baterai 7.000 mAh dan fast charging 100W.

Demikian pula dengan varian Xiaomi 18 Pro Max yang mengusung baterai 7.050 mAh dengan daya pengisian 100W, turun dari versi China yang memiliki kapasitas gambot 8.500 mAh.

Di sektor dapur pacu, Xiaomi menyematkan chip Snapdragon 8 Elite Gen 6 untuk mengotaki Xiaomi 18 Pro. Sementara itu, varian 18 Pro Max mengandalkan chip yang lebih bertenaga, yakni Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6—sama persis dengan spesifikasi versi China. Kedua ponsel flagship ini langsung menjalankan sistem antarmuka terbaru HyperOS 4.