Prestasi nomor enam adalah di program pengadaan tiga juta rumah rakyat: sudah terbangun 320.000 rumah. Tinggal sedikit lagi tuntas: tinggal 2.680.000 rumah.

Sedang prestasi urutan delapan adalah simbol terkuat ideologi pemerintahan saat ini: sosialisme. Yakni keberhasilan menyita 6,2 juta hektare kebun sawit milik swasta yang aslinya adalah hutan milik negara. Enam juta hektare bukan angka main-main. Sebagian besar sudah berwujud kebun kelapa sawit. Meski begitu hebatnya keberhasilan ini justru hanya ditempatkan sebagai prestasi nomor delapan.

Tentu Anda bisa menambah sendiri prestasi dua tahun pemerintah Presiden Prabowo. Yang saya tunggu sebenarnya daftar delapan kegagalan yang dibuat pemerintah bayangan.

Layakkah keberhasilan itu dirayakan? Terserah Anda. Yang jelas di Jember, Jatim, ada yang menandai dua tahun pemerintahan Prabowo dengan bakti sosial. Sehari penuh. dua tokoh keliling kabupaten. Mereka menyerahkan bantuan sosial. Khususnya ke rumah-rumah orang tua dan miskin. Temanya: dua tahun pemerintahan Prabowo.

Dua tokoh itu Anda sudah kenal: Kawendra Lukistian dan Gus Fawaid. Yang pertama anggota DPR dari Dapil Jember-Lumajang. Yang kedua: bupati Jember.

Nama Kawendra kemarin jadi bisik-bisik keras di seantero warga Nahdlatul Ulama: siapa Kawendra. Kok tiba-tiba menjadi pengurus besar (pimpinan pusat) Nahdlatul Ulama. Yakni sebagai salah satu bendahara PBNU.

Ada yang bilang itu titipan Istana. Ada yang bilang ia pantas dapat posisi itu.

Umurnya baru 38 tahun. Baru kali ini jadi anggota DPR –di komisi VI yang antara lain membawahkan BUMN.

Kawendra awalnya aktif di tim pemenangan Jokowi-Ahok di Pilgub Jakarta. Lalu jadi tim pemenangan Capres Jokowi. Tapi ketika Jokowi menggandeng Jusuf Kalla, Kawendra memisahkan diri. Ia pindah menjadi pendukung Prabowo-Sandiaga Uno. Lalu aktif di Gerindra. Sampai sekarang.

Yang tidak banyak orang tahu: Kawendra adalah pencipta lagu yang produktif. Puluhan penyanyi terkemuka pernah menyanyikan lagu ciptaannya. Sebut ngawur saja salah satu nama penyanyi: hampir pasti pernah menyanyikan ciptaan Kawendra.