Selain membantu menyamarkan bopeng, terapi ini juga dapat membantu mengecilkan kelenjar minyak dan mengurangi tampilan pori-pori besar. Dokter spesialis kulit akan menentukan jenis laser dan pengaturan energi sesuai kondisi kulit pasien.

2. Microneedling Radiofrequency (RF)

Microneedling RF menggabungkan jarum mikro steril dengan energi panas radiofrekuensi yang bekerja langsung pada lapisan dermis. Kombinasi ini merangsang pembentukan kolagen untuk membantu memperbaiki tekstur kulit yang tidak rata.

Terapi ini juga dapat membantu mengurangi produksi sebum dengan menargetkan kelenjar minyak yang terlalu aktif. Risiko hiperpigmentasi pascainflamasi relatif rendah dalam konteks penggunaan yang tepat, sehingga metode ini dapat menjadi pilihan bagi pemilik kulit berminyak yang rentan berjerawat.

3. Subcision (Subsisio)

Subcision merupakan tindakan medis yang menargetkan bopeng jenis rolling scars. Dokter menggunakan jarum bedah khusus untuk memotong pita jaringan fibrotik yang menarik lapisan kulit ke bawah, sehingga cekungan berpeluang terangkat mendekati posisi semula.

Setelah jaringan tersebut terlepas, darah dan faktor pertumbuhan di area tindakan membantu merangsang pembentukan kolagen baru. Dokter akan menilai struktur bopeng terlebih dahulu untuk memastikan tindakan ini sesuai dengan kondisi kulit pasien.

4. Terapi Regeneratif PRP dan Skin Booster

Terapi regeneratif seperti Platelet-Rich Plasma (PRP) dan skin booster berbahan polynucleotide (PN) dapat dikombinasikan dengan laser atau microneedling untuk mendukung perbaikan kulit. PRP memanfaatkan plasma darah kaya trombosit, sedangkan skin booster PN menjadi pilihan terapi untuk mendukung proses regenerasi jaringan.

Kandungan faktor pertumbuhan dalam terapi ini membantu mempercepat pemulihan luka, meredakan peradangan setelah tindakan, dan mendukung pembentukan kolagen baru. Dokter spesialis kulit akan menentukan kombinasi perawatan yang sesuai berdasarkan jenis bopeng dan kondisi kulit pasien.

Perlu diingat, hasil perawatan dapat berbeda pada setiap orang. Dokter perlu menjelaskan manfaat, risiko, dan proses pemulihan setiap tindakan sebelum pasien memutuskan untuk menjalani terapi.