Ketiga, mendukung pengembangan UMKM melalui penyediaan layanan pembayaran digital, seperti QRIS dan mesin electronic data capture (EDC), akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta pemanfaatan platform digital Bale Syariah. Keempat, memperluas layanan perbankan bagi institusi pendidikan, fasilitas kesehatan, dan organisasi keumatan, termasuk melalui layanan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) serta program co-branding.
Peningkatan kapasitas layanan di daerah, berjalan beriringan dengan fundamental kinerja keuangan Bank BSN secara nasional yang terus membukukan kinerja positif pada kuartal ketiga tahun ini. Hingga September 2026, total aset perseroan mencapai Rp82,8 triliun atau tumbuh 21,2 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).
Dari sisi intermediasi, penyaluran pembiayaan mencapai Rp64,5 triliun atau meningkat 26,3% YoY. Sementara itu, penghimpunan DPK tercatat sebesar Rp65,3 triliun, tumbuh 14,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan bisnis tersebut turut mendukung peningkatan profitabilitas perseroan. Hingga September 2026, Bank BSN membukukan laba sebesar Rp734 miliar, melonjak 24,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, melalui sambutan yang disampaikan Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti, menyambut positif peningkatan status Bank BSN KC Purwokerto. Kehadiran kantor cabang itu dinilai dapat memperluas akses layanan perbankan sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Banyumas.
“Bagi kami, hadirnya Bank BSN di Kabupaten Banyumas, khususnya Purwokerto, bukan sekadar menambah pilihan layanan perbankan. Lebih dari itu, ini merupakan peluang untuk semakin memperkuat ekosistem ekonomi syariah di daerah kita,” ungkapnya.
Menurutnya, Banyumas memiliki potensi ekonomi yang beragam, mulai dari UMKM, perdagangan, jasa, pertanian, peternakan, sektor perumahan, ekonomi kreatif, hingga pesantren dan berbagai usaha masyarakat. Beragam sektor tersebut membutuhkan dukungan akses pembiayaan yang mudah, aman, dan sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha maupun masyarakat.