Rully menegaskan BTN Housingpreneur tidak berhenti pada penentuan pemenang. Peserta terpilih akan mendapatkan pendampingan dalam pengembangan model bisnis dan kemampuan presentasi, sebelum dipertemukan dengan unit bisnis BTN, pengembang, nasabah, dan mitra dalam proses business matching.

“Ini bukan hanya kompetisi ide. Ide yang terpilih akan mendapatkan coaching dan mentoring, kemudian dapat dipertemukan dengan kebutuhan bisnis yang ada. BTN juga dapat memberikan solusi pembiayaan agar inovasi tersebut berkembang menjadi usaha dan hadir di pasar,” ujar Rully.

Kepala Badan Kewirausahaan dan Hubungan Antar Lembaga sekaligus Sekretaris Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, SpOG menyambut baik dan mengapresiasi penyelenggaraan BTN Housingpreneur untuk ketiga kalinya. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan semangat UI sebagai entrepreneurial university yang mendorong hasil pendidikan, riset, dan inovasi menjadi solusi bagi masyarakat.

“UI menyambut gembira dan mengapresiasi BTN atas penyelenggaraan BTN Housingpreneur Batch 3. Persoalan perumahan merupakan isu penting yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan lintas disiplin. Melalui program ini, kami berharap ide dan inovasi generasi muda dapat dikembangkan untuk membantu memecahkan persoalan nyata di masyarakat,” ujar Budi.

Wakil Ketua Umum 2 Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Ar. Firman S. Herwanto menilai BTN Housingpreneur dapat mendorong gagasan desain berkembang menuju implementasi dan model bisnis yang berkelanjutan. Menurutnya, inovasi perumahan tidak cukup hanya menawarkan aspek visual, tetapi harus menjawab kebutuhan masyarakat serta mempertimbangkan kualitas dan keberlanjutan bangunan.

“Kami berharap semakin banyak praktisi muda yang berbagi gagasan segar, tidak hanya berfokus pada visual, tetapi juga menghadirkan program yang tepat sasaran dan tepat guna bagi masyarakat yang membutuhkan perumahan. Inovasi juga perlu mempertimbangkan penggunaan material ramah lingkungan, efektivitas desain, dan siklus hidup bangunan yang lebih panjang,” ujar Firman.