Yang seperti itu memang akan sangat baik. Sangat sehat. Tidak rumit. Tidak salah sasaran.

Setelah itu orang miskin akan menerima “gaji” sekitar –saya hampir tidak percaya membaca angka rupiah yang akan diterima orang miskin perbulannya– angka itu baiknya tidak saya tuliskan di sini.

Tentu orang miskin akan sangat senang menerima uang sebanyak itu. Setiap bulan. Kesenangan itu sampai pada ketika mereka akan membayar listrik, gas tiga kilo, membeli pupuk dan membeli bensin: kaget. Kok serbamahal. Apalagi kalau uang yang diterima itu sudah telanjur habis untuk keperluan lain.

Kalau perubahan sistem subsidi itu benar-benar terjadi, maka KDKMP akan langsung kehilangan barang dagangan utama mereka. Karena itu dalam setahun ke depan –sebelum sistem subsidi itu diubah– KDKMP harus sudah tahu akan berjalan ke mana.

Atau rencana perubahan sistem subsidi itu sendiri yang dibatalkan: demi KDKMP tercinta.(Dahlan Iskan)