fin.co.id – Neymar akhirnya kembali mengenakan seragam Timnas Brasil di ajang Piala Dunia 2026. Momen yang telah dinantikan jutaan penggemar sepak bola itu terjadi saat Brasil menghadapi Skotlandia pada laga terakhir Grup C, Rabu (25/6/2026).
Penyerang berusia 34 tahun tersebut masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-76 dan menandai penampilan internasional pertamanya setelah absen selama 981 hari. Kembalinya Neymar menjadi salah satu sorotan terbesar dalam kemenangan Brasil 3-0 atas Skotlandia.
Absennya Neymar selama hampir tiga tahun bukan tanpa alasan. Sejak terakhir membela Brasil pada Oktober 2023, ia harus menjalani masa pemulihan panjang akibat cedera serius yang menghantam kariernya. Selain cedera lutut yang dialami saat kualifikasi Piala Dunia, Neymar juga berkali-kali terganggu masalah kebugaran selama bermain di level klub.
Perjalanan Panjang Menuju Comeback
Jalan Neymar untuk kembali ke tim nasional tidaklah mudah. Setelah cedera lutut serius pada 2023, ia menghabiskan ratusan hari di ruang perawatan dan menjalani proses rehabilitasi yang panjang. Saat kembali memperkuat klub masa kecilnya, Santos, harapan untuk tampil di Piala Dunia 2026 kembali muncul, meski berbagai cedera lain masih menghantuinya.
Menjelang Piala Dunia 2026, Neymar kembali mengalami cedera betis kanan yang membuatnya melewatkan dua pertandingan awal Brasil di fase grup. Cedera tersebut memaksa pelatih Carlo Ancelotti untuk bersabar dan tidak terburu-buru menurunkannya ke lapangan.
Ancelotti bahkan sempat menyatakan bahwa Neymar tersedia untuk dimainkan melawan Skotlandia, namun keputusan akhir tetap bergantung pada kondisi fisik sang pemain. Pelatih asal Italia itu memilih menunggu hingga Neymar benar-benar siap sebelum memberinya kesempatan bermain.
Disambut Meriah oleh Suporter Brasil
Ketika Neymar akhirnya masuk ke lapangan, atmosfer stadion langsung berubah. Suporter Brasil menyambutnya dengan sorakan meriah sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan panjang yang telah dilaluinya.
Meski hanya bermain sekitar 15 menit, Neymar mampu menunjukkan beberapa sentuhan khasnya dan ikut membantu menjaga dominasi Brasil hingga peluit akhir berbunyi. Penampilannya menjadi sinyal positif bahwa kondisi fisiknya terus membaik menjelang babak gugur.
Ancelotti memuji dedikasi Neymar selama proses pemulihan. Menurutnya, pemain bernomor punggung 10 tersebut bekerja keras untuk bisa kembali ke level tertinggi dan tetap memiliki semangat besar untuk membantu negaranya.