Dalam unggahan terpisah, Digital Chat Station juga menegaskan bahwa seluruh jajaran model di dalam keluarga Vivo X500 Pro Series nantinya akan kompak menggunakan lensa periskop 85 mm yang seragam. Namun, hingga saat ini pihak industri belum mengetahui secara pasti apakah perangkat yang bocor tersebut akan meluncur di pasaran dengan nama resmi Vivo X500 Pro atau justru dinamai Vivo X500 Pro Mini.

Kemunculan bocoran ini sekaligus mengindikasikan adanya pergeseran strategi yang cukup radikal dari Vivo dalam menyusun kasta lini produk flagship-nya. Jika pada generasi terdahulu—seperti seri Vivo X300—model reguler dan model Pro kompak menggunakan chipset kelas atas yang setara, maka tidak demikian dengan seri X500 ini.

Pada generasi terbaru ini, Vivo sengaja memposisikan model standar atau reguler sebagai produk yang lebih terjangkau (affordable premium). Sementara itu, ceruk pasar premium yang eksklusif dan mahal akan diisi sepenuhnya oleh model Pro serta model Pro Max.

Sebagai pembanding, model reguler Vivo X500 dikabarkan hanya akan mengusung dimensi layar sedikit lebih besar, yaitu 6,59 inci. Sektor jeroannya pun masih tertahan menggunakan chipset Dimensity 9500 berbasis fabrikasi 3 nanometer, yang identik dengan teknologi generasi sebelumnya.

Di sisi lain, bagi konsumen yang menginginkan spesifikasi tertinggi tanpa kompromi, Vivo menyiapkan varian Vivo X500 Pro Max. Model tertinggi ini bakal hadir dengan kemewahan panel layar OLED LTPO beresolusi tinggi 2K dengan bentang masif 6,85 inci, serta tentu saja, ditenagai oleh chipset juara 2nm Dimensity 9600 Pro.

Berdasarkan estimasi waktu yang beredar di industri gawai, lini seri Vivo X500 ini diperkirakan akan memulai debut perdananya di pasar domestik China sebelum akhir Oktober 2026 mendatang. Sementara itu, untuk varian paling pamungkas dan ekstrem, yakni Vivo X500 Ultra, dikabarkan baru akan diperkenalkan secara resmi ke publik pada awal tahun 2027.