finnews.id – Piala Dunia 2026 bukan hanya menjadi panggung bagi tim-tim terbaik dunia, tetapi juga ajang pembuktian bagi para pemain yang ingin meningkatkan reputasi mereka di level klub. Di tengah ketatnya persaingan fase grup, dua nama sukses mencuri perhatian berkat performa luar biasa mereka, yakni Jonathan David dari Kanada dan Johan Manzambi dari Swiss.
Keduanya tampil gemilang pada pertandingan Grup B dan kini mulai dikaitkan dengan sejumlah klub besar Premier League menjelang musim 2026-2027. Penampilan impresif di turnamen terbesar dunia tersebut membuat nilai jual mereka semakin meningkat di bursa transfer musim panas.
Jonathan David Tunjukkan Kualitas Penyerang Kelas Dunia
Jonathan David menjadi sorotan setelah mencetak hat-trick saat Kanada menghancurkan Qatar dengan skor telak 6-0. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi kemenangan pertama Kanada sepanjang sejarah penampilan mereka di putaran final Piala Dunia pria. David tampil sebagai motor serangan dan menunjukkan naluri gol yang tajam di depan gawang lawan.
Penyerang berusia 26 tahun itu memang bukan nama baru di sepak bola Eropa. Setelah sukses bersama Gent dan Lille, David bergabung dengan Juventus pada 2025. Sebelum Piala Dunia 2026 dimulai, sejumlah laporan media Inggris menyebutkan bahwa klub-klub Premier League kembali memantau situasinya.
Ketajamannya bersama tim nasional Kanada semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu penyerang terbaik yang dimiliki Amerika Utara saat ini. Hat-trick ke gawang Qatar menjadi bukti bahwa David mampu tampil maksimal di panggung terbesar sepak bola dunia.
Johan Manzambi Jadi Sensasi Baru Swiss
Jika David sudah dikenal luas, Johan Manzambi justru menjadi nama baru yang mencuri perhatian publik sepak bola internasional. Gelandang serang Swiss berusia 20 tahun itu tampil luar biasa saat negaranya mengalahkan Bosnia dan Herzegovina dengan skor 4-1.
Masuk sebagai pemain pengganti, Manzambi berhasil mencetak dua gol dan mengubah jalannya pertandingan. Penampilan tersebut membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan sekaligus mencatat rekor sebagai pemain pengganti termuda yang mampu mencetak dua gol atau lebih dalam satu laga Piala Dunia.
Pelatih Swiss, Murat Yakin, bahkan memuji kreativitas dan kemampuan unik yang dimiliki sang pemain. Manzambi dinilai memiliki karakter permainan yang sulit ditebak dan mampu memberikan dimensi berbeda dalam serangan Swiss.