finnews.id – Marco Bezzecchi membantah rumor yang menyebut hubungan dirinya dengan Jorge Martin memanas setelah insiden yang terjadi pada MotoGP Hungaria 2026. Pembalap Aprilia Racing itu menegaskan tidak ada perubahan suasana di dalam tim meski keduanya terlibat kecelakaan saat balapan di Sirkuit Balaton Park dua pekan lalu.
Insiden tersebut terjadi ketika Jorge Martin kehilangan kendali motornya saat memasuki tikungan pertama. Upaya Martin untuk menyelamatkan motornya justru membuatnya menabrak Bezzecchi, sehingga kedua pembalap Aprilia itu gagal melanjutkan balapan.
Peristiwa itu sempat memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan munculnya ketegangan di dalam tim, terlebih Bezzecchi dan Martin sebelumnya beberapa kali diketahui memiliki perbedaan pandangan di lintasan.
Namun, saat ditanya mengenai kemungkinan perubahan dinamika di Aprilia Racing, Bezzecchi memberikan jawaban singkat dan tegas.
“Tidak,” jawab Bezzecchi ketika menghadiri konferensi pers menjelang MotoGP Ceko 2026.
Kondisi Bezzecchi Mulai Membaik
Meski mengalami benturan keras dalam kecelakaan tersebut, Bezzecchi mengaku kondisinya kini jauh lebih baik. Pembalap asal Italia itu sempat merasakan nyeri di bagian tangan dan kaki kanan setelah insiden berlangsung.
Menurutnya, hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak ada cedera serius yang mengganggu persiapannya menghadapi seri berikutnya.
“Saya baik-baik saja. Benturannya cukup keras, terutama di sisi kanan tubuh saya. Tangan kanan dan kaki kanan yang paling saya khawatirkan,” kata Bezzecchi.
Baca Juga
Ia menjelaskan bahwa rasa sakit di tangannya hampir sepenuhnya hilang setelah beberapa hari. Sementara itu, terdapat luka kecil pada salah satu otot di kakinya, tetapi tidak cukup serius untuk memengaruhi performanya saat mengendarai motor.
Meski belum sempat berlatih menggunakan motor sejak kecelakaan di Hungaria, Bezzecchi optimistis dapat kembali tampil kompetitif pada MotoGP Ceko.
Jorge Martin Sampaikan Permintaan Maaf
Di sisi lain, Jorge Martin juga telah menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang melibatkan sejumlah pembalap di Balaton Park.
Juara MotoGP 2024 itu mengaku sangat menyesali kejadian tersebut dan menegaskan dirinya tidak pernah berniat mencelakai pembalap lain.
“Hal pertama yang ingin saya katakan adalah meminta maaf kepada semua pembalap dan pabrikan yang terlibat,” ujar Martin.
Pembalap asal Spanyol tersebut mengaku sempat mengalami tekanan mental setelah kecelakaan itu. Namun setelah memiliki waktu untuk menenangkan diri, ia menerima bahwa insiden seperti itu bisa terjadi dalam dunia balap.
“Saya ingin belajar dari kesalahan dan menjadi pembalap yang lebih baik serta pribadi yang lebih baik,” katanya.