Demi menjamin ketajaman visual dan reproduksi warna tingkat tinggi, pasokan panel premium tersebut kabarnya dipercayakan kepada pabrikan global terkemuka, antara Samsung Display atau BOE.
Garis waktu peluncuran HP lipat ini diperkirakan jatuh pada kuartal pertama tahun depan. Jadwal ini menempatkan Oppo dalam posisi tempur yang sangat strategis di pasar global.
Produk ini akan hadir tepat setelah Apple dirumorkan memperkenalkan iPhone lipat pertamanya, serta menjelang kemunculan Samsung Galaxy Z Fold 8 yang diisukan bakal mengadopsi aspek rasio serupa.
Evolusi Signifikan dari Generasi Pendahulu
Untuk melihat seberapa jauh peningkatan yang ditawarkan, kita bisa menengok kembali spesifikasi pendahulunya, Oppo Find N6, yang meluncur Maret lalu dengan harga CNY 9.999 (sekitar Rp21 jutaan).
Model pendahulu tersebut mengusung layar utama OLED yang cukup masif berukuran 8,12 inci dan layar luar AMOLED 6,62 inci.
Dapur pacunya mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5, ditopang baterai 6.000 mAh dengan pengisian daya cepat 80W (kabel) dan 50W (nirkabel), serta diperkuat konfigurasi quad camera Hasselblad dengan sensor utama 200 megapiksel.
Melalui suksesor terbarunya ini, pabrikan asal China tersebut memilih melakukan penyesuaian dimensi yang lebih ringkas dan ergonomis lewat layar 7,6 inci.
Kendati dimensinya menyusut, aspek performa justru melompat drastis berkat arsitektur chipset 2nm yang jauh lebih efisien.
Langkah ini menegaskan ambisi nyata Oppo untuk menghadirkan teknologi ponsel lipat yang fungsional, nyaman digunakan, dan siap memimpin pasar premium global.