finnews.id – Mobil listrik makin ramai di jalanan Indonesia. Selain hemat energi, kendaraan berbasis baterai juga menawarkan pengalaman berkendara yang lebih modern dan minim suara. Namun, banyak pemilik kendaraan listrik masih belum memahami cara menjaga performa baterai agar tetap optimal dalam jangka panjang.
Padahal, baterai menjadi komponen paling penting sekaligus paling mahal pada mobil listrik. Jika perawatannya salah, kapasitas baterai bisa cepat menurun dan performa kendaraan ikut terdampak.
Berikut sejumlah cara sederhana yang bisa dilakukan agar baterai mobil listrik tetap awet dan tidak cepat mengalami penurunan performa.
1. Hindari Suhu Ekstrem Saat Parkir
Paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama dapat membuat suhu baterai meningkat. Kondisi ini memaksa sistem pendingin bekerja lebih keras untuk menjaga temperatur tetap stabil.
Karena itu, pemilik mobil listrik sebaiknya memarkir kendaraan di area teduh atau tempat tertutup. Langkah sederhana ini membantu menjaga kesehatan baterai sekaligus mempertahankan performa kendaraan.
2. Jangan Biarkan Baterai Sampai Kosong
Sebagian pengguna masih terbiasa mengisi daya setelah baterai benar-benar habis. Padahal, kondisi baterai kosong hingga 0 persen dapat memengaruhi kualitas sel baterai dalam jangka panjang.
Idealnya, pengisian daya dilakukan sebelum kapasitas turun di bawah 20 persen. Kebiasaan ini membantu menjaga umur baterai agar tetap awet dan daya tempuh kendaraan tetap stabil.
3. Gunakan Charger Resmi
Penggunaan charger yang tidak sesuai standar berisiko merusak sistem kelistrikan mobil listrik. Selain itu, charger abal-abal juga dapat membuat proses pengisian daya menjadi tidak stabil.
Karena itu, pemilik kendaraan disarankan memakai charger resmi dan berkualitas. Penggunaan perangkat charging yang tepat membantu menjaga keamanan sekaligus memperpanjang usia baterai.
4. Biasakan Slow Charging
Fast charging memang praktis karena mampu mengisi daya lebih cepat. Namun, penggunaan terlalu sering dapat menghasilkan panas berlebih pada baterai.