Aduk perlahan hingga seluruh wax berubah menjadi cair sepenuhnya.

3. Tambahkan Minyak Esensial Favorit

Saat lilin sudah meleleh, tambahkan beberapa tetes minyak esensial ke dalam campuran cair tersebut. Anda bisa memilih lavender untuk efek menenangkan atau peppermint untuk sensasi segar.

Tahap ini menjadi bagian paling menarik karena aroma yang dipilih akan menentukan suasana ruangan nantinya. Semakin tepat kombinasi aromanya, semakin nyaman pula atmosfer yang tercipta di rumah.

Aduk perlahan agar minyak esensial tercampur merata dengan lilin cair.

4. Tuang Lilin Cair ke Dalam Wadah

Setelah aroma tercampur sempurna, tuangkan lelehan lilin secara perlahan ke dalam wadah kaca yang sudah dipasang sumbu.

Lakukan proses ini dengan hati-hati agar cairan tidak tumpah. Selain itu, pastikan posisi sumbu tetap berada di tengah wadah supaya hasil akhir terlihat rapi.

5. Kunci Posisi Sumbu Agar Tetap Tegak

Agar sumbu tidak bergeser saat lilin mulai mengeras, gunakan stik es krim sebagai penahan. Letakkan stik secara melintang di atas bibir wadah lalu jepit sumbu di tengahnya.

Cara sederhana ini membantu sumbu tetap lurus sehingga lilin bisa menyala dengan sempurna saat digunakan.

6. Biarkan Lilin Mengeras Sempurna

Langkah terakhir, diamkan lilin selama beberapa jam hingga teksturnya berubah menjadi padat. Letakkan wadah di permukaan datar dan stabil agar proses pengerasan berjalan optimal.

Setelah mengeras, lilin aromaterapi siap digunakan untuk menemani waktu santai di rumah.

Jadi, tertarik mencoba membuat lilin aromaterapi sendiri? Selain mudah, aktivitas ini juga bisa menjadi cara seru untuk mengisi waktu luang sambil menciptakan suasana rumah yang lebih cozy.

FAQ Lilin Aromaterapi DIY

1. Apa itu lilin aromaterapi?

Lilin aromaterapi adalah lilin yang diberi tambahan minyak esensial sehingga menghasilkan aroma tertentu saat dibakar. Aromanya dapat membantu menciptakan suasana rileks, nyaman, atau menyegarkan di ruangan.

2. Apakah sulit membuat lilin aromaterapi sendiri di rumah?