Button Sebut Atlet Hebat Lebih Sering Kalah daripada Menang
Button juga membagikan percakapannya dengan legenda tenis Roger Federer. Dari diskusi itu, ia memahami bahwa tekanan mental dalam olahraga muncul karena atlet lebih sering kalah daripada menang.
Federer disebut pernah mengatakan bahwa meski menjadi salah satu petenis tersukses sepanjang masa, ia tetap mengalami lebih banyak kekalahan dibanding kemenangan sepanjang kariernya.
Button kemudian mengaitkan hal tersebut dengan Hamilton dan dunia Formula 1. Menurutnya, meski Hamilton memiliki rekor luar biasa, jumlah balapan yang tidak dimenangkan tetap jauh lebih banyak dibanding kemenangan yang diraih.
Hal itulah yang membuat tekanan mental di olahraga elite terus menghantui banyak atlet besar.
Penutup
Pengakuan Jenson Button memperlihatkan bahwa tekanan mental tidak memandang status ataupun prestasi. Sosok sebesar Lewis Hamilton pun tetap menghadapi keraguan diri dan tekanan psikologis di tengah karier gemilangnya di Formula 1.
Fenomena ini juga menunjukkan perubahan penting dalam dunia olahraga modern, di mana kesehatan mental kini mulai dibicarakan secara lebih terbuka. Atlet elite tidak lagi dituntut terlihat sempurna setiap saat, melainkan juga diberi ruang untuk mengakui tekanan yang mereka alami.
Referensi:
Crash.net – “F1 champion reveals “insecurity” that links Lewis Hamilton, Roger Federer, and MotoGP stars”