finnews.id – Pasar saham Indonesia kembali bergerak dinamis pada perdagangan Rabu, 29 April 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis, namun arus dana asing justru masih menunjukkan tekanan jual yang cukup besar. Di tengah nilai transaksi jumbo, sejumlah saham besar ikut menjadi pusat perhatian pelaku pasar.
Kondisi ini membuat pelaku pasar harus lebih waspada, karena meski indeks naik, tekanan dari investor asing masih membayangi pergerakan bursa.
IHSG Hari Ini Menguat Tipis di Tengah Tekanan Global
IHSG tercatat berada di level 7.101, naik 28,83 poin atau setara 0,41%. Sepanjang perdagangan, indeks sempat menyentuh level tertinggi di 7.126 dan terendah di 7.063.
Pergerakan ini menunjukkan pasar masih bergerak dalam fase konsolidasi. Meski menguat, kenaikannya belum cukup kuat untuk menembus level psikologis yang lebih tinggi.
Nilai Transaksi Tembus Rp17,3 Triliun
Aktivitas perdagangan hari ini terbilang ramai. Total nilai transaksi di pasar mencapai Rp17,3 triliun, yang terdiri dari:
- Regular Market (RG): Rp14,3 triliun
- Negotiated Market (NG): Rp3 triliun
Angka ini menunjukkan minat investor masih tinggi, meski arah pasar belum sepenuhnya solid.
KOMPAS100: Saham Ini Jadi Bintang dan Korban Tekanan
Di indeks KOMPAS100, pergerakan saham cukup beragam. Beberapa saham mencatat kenaikan tajam, sementara lainnya terkoreksi cukup dalam.
Top 5 Gainer KOMPAS100
- KPIG: +9,17%
- ARTO: +7,95%
- IMPC: +7,44%
- UNVR: +6,06%
- SMRA: +5,92%
Saham-saham ini menjadi motor penggerak kenaikan di indeks, terutama sektor konsumer dan properti yang kembali menarik minat investor.
Top 5 Loser KOMPAS100
- TPIA: -4,50%
- ANTM: -3,96%
- BRPT: -2,99%
- ARCI: -2,79%
- PTRO: -2,73%
Tekanan jual terlihat cukup dominan di sektor tambang dan industri berbasis komoditas.
Asing Masih Net Sell Rp1,2 Triliun
Sentimen paling menarik datang dari pergerakan investor asing. Pada perdagangan hari ini, asing mencatatkan jual bersih (net sell) sebesar Rp1,2 triliun di seluruh pasar.