finnews.id – Minat masyarakat terhadap transportasi kereta api di Sumatra Selatan, hingga kini terus mengalami peningkatan yang signifikan.
Sepanjang triwulan pertama tahun 2026, layanan Kereta Api Bukit Serelo berhasil mengangkut sebanyak 141.122 penumpang.
Dengan tarif yang terjangkau, yakni Rp 32.000, kereta ini menjadi pilihan favorit warga untuk berbagai keperluan, mulai dari aktivitas ekonomi hingga perjalanan sosial.
Rute sepanjang 294 kilometer yang menghubungkan Stasiun Kertapati dan Lubuklinggau, dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pergerakan masyarakat serta aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.
Menurut Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, layanan ini merupakan bagian dari program subsidi pemerintah.
“KA Bukit Serelo melayani perjalanan jarak jauh yang menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Tarif yang terjangkau memberi ruang bagi masyarakat untuk tetap produktif dan menjaga aktivitas ekonomi,” ungkap Anne Purba.
Skema tersebut dijalankan bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, guna menjaga keterjangkauan tarif perjalanan jarak jauh bagi masyarakat.
Peningkatan jumlah pengguna juga terlihat dari kenaikan okupansi sebesar 7,32 persen, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada triwulan I 2025, jumlah penumpang tercatat sebanyak 131.494 orang, lebih rendah dibanding capaian tahun ini.
Kereta Bukit Serelo melayani sejumlah titik penting seperti Prabumulih, Muara Enim, dan Kabupaten Lahat.
Wilayah-wilayah ini didominasi oleh aktivitas perdagangan dan jasa, sehingga keberadaan kereta api menjadi sarana vital bagi mobilitas pekerja dan pelaku usaha.
Nama “Bukit Serelo” sendiri diambil dari ikon alam khas Kabupaten Lahat yang dikenal dengan panorama pegunungan hijau dan aliran sungainya.
Potensi ini juga membuka peluang besar, untuk pengembangan sektor pariwisata lokal.
“Infrastruktur transportasi yang andal memberi dampak langsung pada kehidupan masyarakat. Aktivitas berjalan lebih teratur, waktu lebih terjaga, dan produktivitas dapat meningkat,” kata Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya.