Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat di level 74%, turun dari 76% pada periode yang sama tahun lalu.
Dana Murah Menguat, CASA Tembus 85%
Di tengah tekanan margin, struktur pendanaan BBCA justru menunjukkan perbaikan. Dana pihak ketiga tumbuh 8% yoy, didorong oleh peningkatan dana murah atau CASA sebesar 11% yoy.
Sebaliknya, deposito berjangka masih mengalami penurunan 5% yoy. Hal ini mendorong rasio CASA naik ke level 85% dari sebelumnya 83%.
Kondisi ini menjadi salah satu penopang stabilitas biaya dana dan memperkuat fundamental likuiditas bank.
Pertumbuhan Kredit Melambat, Segmen Otomotif Jadi Beban
Dari sisi penyaluran kredit, BBCA mencatat pertumbuhan moderat sebesar 6% yoy. Angka ini berada di bawah target tahunan yang dipatok di kisaran 8–10%.
Pertumbuhan terutama ditopang oleh segmen korporasi yang naik 9% yoy, diikuti segmen komersial sebesar 6% dan UKM sebesar 5%.
Namun, segmen konsumer justru mengalami kontraksi sebesar 2% yoy. Penurunan tajam pada kredit kendaraan bermotor hingga 20% menjadi faktor utama yang menahan pertumbuhan. Kinerja ini hanya sedikit tertolong oleh kredit pemilikan rumah (KPR) yang tumbuh 5% serta pinjaman personal yang naik 7%.
Kualitas Aset Sedikit Memburuk
Indikator kualitas aset juga menunjukkan sedikit tekanan. Rasio kredit bermasalah (NPL) naik tipis menjadi 1,8% dari 1,7% pada kuartal sebelumnya. Sementara itu, loan at risk (LAR) meningkat ke level 5,1% dari 4,8%.
Peningkatan ini terutama berasal dari penurunan kualitas kredit di segmen konsumer dan UKM. Meski demikian, coverage ratio LAR masih terjaga di level 70%, menunjukkan mitigasi risiko yang cukup baik.
Valuasi Menarik, Rekomendasi Tetap Buy
Meski menghadapi tantangan, prospek saham BBCA masih dinilai menarik. Koreksi harga saham sekitar 20% sejak awal tahun membuat valuasi berada di level yang lebih rendah dibandingkan rata-rata historis.
Saat ini, BBCA diperdagangkan pada valuasi 2,7x price to book value (P/B) dan 13,0x price to earnings (P/E) untuk proyeksi 2026. Angka ini jauh di bawah rata-rata 10 tahun masing-masing sebesar 3,8x dan 20,9x.