Home Market PASAR MODAL BERDARAH! IHSG Ambruk 2%, Rupiah Hancur Lebur ke Level Terburuk Sepanjang Sejarah
Market

PASAR MODAL BERDARAH! IHSG Ambruk 2%, Rupiah Hancur Lebur ke Level Terburuk Sepanjang Sejarah

Bagikan
IHSG hari ini melemah ke 7.528 akibat gagalnya damai AS-Iran. Harga minyak terbang ke USD90,5 dan Rupiah nyungsep ke Rp17.142 per Dolar AS.
Ilustrasi - IHSG
Bagikan

Rangkuman Statistik Perdagangan (Kamis, 23 April 2026):

  • Nilai Transaksi: Rp20,49 Triliun
  • Volume Saham: 54,16 Miliar Lembar
  • Top Losers: DEFI, BOBA, HOPE, COCO, KICI
  • Top Gainers: KOBX, MAXI, SKBM, WBSA, PGLI

Asia Ikut Memerah

Indonesia tidak sendirian. Badai ekonomi ini menyapu seluruh bursa utama Asia. Indeks Nikkei (Jepang) merosot 0,74%, Hang Seng (Hong Kong) jatuh 0,95%, dan Straits Times (Singapura) terkapar 1,17%.

Akankah IHSG mampu bangkit besok, atau justru ini awal dari tren bearish yang lebih panjang? Para pelaku pasar kini hanya bisa menahan napas menunggu keajaiban dari kebijakan fiskal selanjutnya.

 

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
Market

BEI Jatuhkan Sanksi ke 494 Emiten di Awal 2026, Ini Penyebabnya

“Publikasi ini diharapkan mendorong perbaikan kualitas perusahaan tercatat melalui peran aktif investor,”...

Market

Spesifikasi dan Daftar Harga Tumbler TUKU, Mulai Rp 200 Ribu hingga Ratusan Ribuan

finnews.id – Belakangan ini, nama tumbler dari brand kopi lokal TUKU menjadi...

Market

KAI Hentikan Perjalanan KA Siliwangi, Ini Fakta di Baliknya

Penghentian sementara ini ditegaskan sebagai langkah preventif untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta...

Wall Street rekor, tapi Rupiah terburuk di dunia! Cek nasib IHSG Bursa Pagi 23 April 2026, dividen ASII, hingga manuver Prajogo Pangestu di BRPT.
Market

Bursa Pagi 23 April 2026: Wall Street Cetak Rekor Gila saat Rupiah Jadi Pecundang Dunia, Siap-Siap Serok Dividen ASII!

Meski kondisi moneter cukup tegang, BI tetap optimis terhadap fundamental ekonomi makro....