Corporate Secretary ADHI Karya, Rozi Sparta, menegaskan bahwa kunci sukses mereka adalah penguatan bisnis inti. Ia optimis perusahaan bisa terus menangkap peluang di tengah dinamika sektor konstruksi yang terus berubah.

“ADHI Karya berkomitmen untuk terus memperkuat fundamental bisnis melalui peningkatan kualitas operasional, efisiensi, serta tata kelola perusahaan yang baik,” tegas Rozi Sparta dalam keterangan resminya.

Optimisme Infrastruktur dan Dampak Bagi Masyarakat

Pencapaian kontrak baru sebesar Rp4,72 triliun ini bukan sekadar soal laporan keuangan yang cantik. Setiap rupiah yang tertuang dalam kontrak tersebut berarti ada percepatan pembangunan infrastruktur yang akan kita nikmati manfaatnya secara langsung. Baik itu jalan tol yang memperlancar perjalanan mudik kita, maupun perbaikan sungai yang mencegah banjir di pemukiman.

Ke depannya, perusahaan berjanji akan terus mendorong pertumbuhan usaha yang sehat dan berkelanjutan. Dengan strategi efisiensi dan fokus pada proyek yang berdampak luas, perusahaan optimis dapat menjaga tren pertumbuhan ini sepanjang tahun 2026. Bagi para investor dan pengamat infrastruktur, pergerakan emiten satu ini jelas sangat layak untuk terus dipantau! (*)