BEI sangat berharap pelaksanaan kuotasi perdana hari ini bisa memicu efek domino bagi Anggota Bursa lainnya untuk segera ikut bergabung. “Pelaksanaan kuotasi perdana hari ini diharapkan dapat menjadi katalis bagi AB lainnya untuk turut berpartisipasi, sehingga ekosistem perdagangan menjadi semakin likuid, kredibel, dan berdaya saing,” ujar Irvan di Jakarta.

BEI Siapkan Insentif Menggiurkan bagi Anggota Bursa

Agar program ini tidak layu sebelum berkembang, BEI sudah menyiapkan strategi khusus. Otoritas bursa berjanji akan melakukan evaluasi secara berkelanjutan. Tidak hanya itu, BEI juga akan memberikan insentif khusus bagi Anggota Bursa yang mau menjadi Liquidity Provider. Hal ini dilakukan demi mendorong partisipasi yang lebih luas dari seluruh pelaku pasar.

Dengan adanya dukungan insentif ini, diharapkan semakin banyak broker yang berlomba-lomba memberikan kuotasi harga terbaik. Bagi pasar modal Indonesia, ini adalah langkah besar menuju pendalaman pasar yang lebih kuat. Pendalaman pasar yang baik artinya pasar kita akan lebih tahan banting terhadap guncangan eksternal dan semakin menarik bagi investor besar maupun institusi.

Optimisme Ekosistem Perdagangan yang Lebih Kredibel

Program Liquidity Provider ini menjadi tonggak sejarah baru dalam memperkuat efisiensi dan kredibilitas perdagangan di Indonesia. Dengan dimulainya kuotasi pada saham-saham seperti TKIM, TPMA, hingga TUGU, BEI optimis pasar modal kita akan naik kelas. Investor kini memiliki jaminan bahwa pasar akan berjalan secara optimal dengan likuiditas yang terjaga.

Jadi, buat kamu yang selama ini masih ragu untuk bertransaksi di saham-saham dengan likuiditas menengah, program ini bisa jadi jawaban yang kamu cari. Tetap pantau perkembangan evaluasi BEI selanjutnya, karena tidak menutup kemungkinan daftar saham dalam program ini akan terus bertambah luas! (*)