Bagi pelaku pasar, angka-angka ini memberikan sinyal ganda. Di satu sisi, kemampuan perusahaan memangkas rugi hampir Rp430 miliar dalam setahun menunjukkan strategi efisiensi yang mulai membuahkan hasil. Di sisi lain, beban utang yang jumbo menuntut perusahaan untuk bekerja lebih keras di tahun 2026 agar bisa segera mencetak laba positif.

Akankah KFC Indonesia Kembali Berjaya di 2026?

Dengan harga saham yang bertengger di level Rp346, FAST kini memiliki valuasi pasar sebesar Rp1,56 triliun. Fokus utama investor saat ini adalah memantau apakah tren perbaikan bottom line ini akan berlanjut hingga mencapai titik impas (break-even point). Apakah Anda berani ambil posisi di saham konsumer yang sedang berjuang bangkit ini atau lebih memilih wait and see? (*)