Namun, masalah tidak berhenti di situ. Bhima memprediksi konsumen Pertamax Turbo akan beralih ke Pertamax biasa yang harganya tidak mengalami kenaikan. Padahal, selisih harga keekonomian Pertamax sendiri masih tergolong lebar. Migrasi konsumen ini tetap akan menambah beban bagi penyedia BBM jika tren harga minyak dunia tidak segera melandai.

Perang Mereda, Harga BBM Nonsubsidi Hanya Sementara?

Kabar baiknya, kenaikan harga ini kemungkinan besar bersifat temporer. Bhima menilai eskalasi perang antara Iran dan Amerika Serikat-Israel yang cenderung menurun mulai membuat harga minyak dunia melandai. Hal ini memberikan harapan bahwa harga BBM nonsubsidi bisa kembali disesuaikan ke level yang lebih rendah dalam waktu dekat.

Meskipun demikian, Bhima menyarankan pemerintah untuk tidak tinggal diam. Selain memperketat pengawasan, pemerintah perlu memberikan insentif bagi pelaku usaha yang tetap setia membeli BBM nonsubsidi. Langkah ini penting untuk meringankan beban biaya produksi industri agar mereka tidak perlu melakukan efisiensi ekstrem seperti pemutusan hubungan kerja (PHK). (*)