Home Internasional Israel Terus Serang Lebanon, Iran Sebut Perundingan Damai Jadi ‘Tak Masuk Akal’!
Internasional

Israel Terus Serang Lebanon, Iran Sebut Perundingan Damai Jadi ‘Tak Masuk Akal’!

Bagikan
Israel masih terus melancarkan serangan ke wilayah Lebanon.
Bagikan

finnews.id – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Israel melancarkan serangan besar ke Lebanon pada Rabu, 8 April 2026. Serangan tersebut menewaskan ratusan orang dan langsung memicu respons keras dari Iran.

Iran menilai upaya perundingan damai menjadi tidak relevan dalam situasi saat ini. Ketua Parlemen Iran, Mohammed Bager Qalibaf, secara tegas menyampaikan sikap tersebut.

“Dalam situasi seperti itu, gencatan senjata bilateral atau negosiasi tidaklah masuk akal,” tegasnya.

Pernyataan ini muncul setelah serangan Israel disebut sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang baru saja diumumkan.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu pada Selasa. Namun, situasi di lapangan menunjukkan ketidakpastian tinggi terkait keberlanjutan kesepakatan tersebut.

Iran menilai Israel melanggar ketentuan dengan terus menyerang milisi Hizbullah di Lebanon. Selain itu, Iran juga menuding Amerika Serikat melanggar kesepakatan karena tetap menekan program nuklir Teheran.

Di sisi lain, Israel dan Amerika Serikat menegaskan bahwa gencatan senjata tidak mencakup wilayah Lebanon. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahkan memastikan operasi militer akan terus berlanjut.

Wakil Presiden AS JD Vance juga mempertegas posisi tersebut.

“Saya pikir Iran mengira gencatan senjata itu termasuk Lebanon, padahal tidak,”

Perbedaan interpretasi ini memperlihatkan jurang besar dalam agenda negosiasi yang dijadwalkan berlangsung Sabtu mendatang.

Perbedaan Tajam Soal Program Nuklir Iran

Selain konflik militer, isu nuklir kembali menjadi titik panas. Donald Trump menyatakan Iran telah menyetujui penghentian pengayaan uranium dan bersedia menyerahkan stok yang ada.

“Amerika Serikat, bekerja sama dengan Iran, akan menggali dan menyingkirkan semua ‘Debu’ Nuklir yang terkubur dalam-dalam,” ujarnya.

Namun, Iran membantah klaim tersebut. Qalibaf menegaskan bahwa negaranya tetap memiliki hak untuk melanjutkan pengayaan uranium sesuai kesepakatan.

Perbedaan ini mempertegas bahwa konflik tidak hanya terjadi di medan perang, tetapi juga dalam diplomasi.

Korban Jiwa Melonjak, Lebanon Jadi Titik Krisis

Serangan Israel ke Lebanon menimbulkan dampak besar terhadap warga sipil. Dinas pertahanan sipil Lebanon melaporkan 254 orang tewas dalam satu hari.

Kota Beirut menjadi wilayah paling terdampak dengan 91 korban jiwa. Warga setempat juga menyebut sejumlah serangan terjadi tanpa peringatan evakuasi.

Sebagai respons, kelompok Hizbullah meluncurkan roket ke wilayah utara Israel. Mereka menyebut tindakan tersebut sebagai balasan atas “pelanggaran gencatan senjata”.

Respons Dunia Internasional dan Ancaman Eskalasi

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengutuk keras serangan Israel yang dianggap membabi buta. Ia menegaskan bahwa Lebanon seharusnya mendapat perlindungan penuh dari gencatan senjata.

Sementara itu, Netanyahu menegaskan kesiapan militernya untuk melanjutkan perang kapan saja.

Israel telah “menembak dengan jari di pelatuk” dan siap untuk kembali berperang “kapan saja”.

Pernyataan ini memperlihatkan bahwa risiko eskalasi konflik masih sangat tinggi.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Sombongnya Netanyahu, Ngaku Siap Kembali Berperang Lawan Iran Kapan Saja!

finnews.id – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengeluarkan pernyataan tegas terkait situasi...

Internasional

Usai Tercapainya Gencatan Senjata AS-Iran, Israel Gempur 100 Lokasi di Lebanon dalam 10 Menit

finnews.id – Situasi di Timur Tengah kembali memanas secara drastis. Hanya berselang...

Internasional

Perayaan Kemenangan Merebak di Teheran! Sambut Gencatan Senjata Iran-AS

finnews.id – Warga ibu kota Iran, Teheran merayakan kabar gencatan senjata dua...

Presiden AS Donald Trump.
Internasional

Gencatan Senjata Dua Pekan Iran-AS Disepakati, Trump Klaim ‘Kemenangan Total’

finnews.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata...