WHO Hentikan Evakuasi Medis dari Gaza
Insiden keamanan yang terjadi juga berdampak pada operasi kemanusiaan. Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan bahwa seorang kontraktor tewas dalam peristiwa tersebut.
Akibatnya, WHO memutuskan untuk menghentikan sementara evakuasi medis dari Gaza melalui Rafah menuju Mesir hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Militer Israel menyatakan bahwa dua karyawan lokal WHO mengalami luka-luka dan insiden tersebut masih dalam peninjauan. Sementara itu, WHO menegaskan bahwa dua stafnya berada di lokasi kejadian, namun tidak mengalami cedera.
Gencatan Senjata Gaza Kian Rapuh
Ketegangan antara Hamas dan Israel terus meningkat sejak gencatan senjata dimulai pada Oktober. Kedua pihak saling menyalahkan atas berbagai pelanggaran yang terjadi.
Kementerian kesehatan Gaza mencatat bahwa tembakan Israel telah menewaskan sedikitnya 700 orang sejak gencatan senjata diberlakukan. Di sisi lain, Israel menyebut empat tentaranya tewas akibat serangan militan Gaza dalam periode yang sama.
Hamas tetap menolak untuk melepaskan senjatanya, yang menjadi salah satu hambatan utama dalam pembicaraan lanjutan rencana perdamaian Gaza yang diusulkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Pada hari Minggu, sayap bersenjata Hamas menegaskan sikapnya.
Mereka menyebut pembahasan pelucutan senjata sebelum implementasi penuh tahap awal rencana tersebut sebagai upaya untuk melanjutkan apa yang mereka sebut sebagai genosida terhadap rakyat Palestina.
Dampak Konflik yang Berkepanjangan
Konflik yang berlangsung sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 telah menimbulkan dampak besar. Serangan tersebut menewaskan 1.200 orang di Israel, menurut data resmi negara tersebut.
Sebagai respons, kampanye militer Israel selama dua tahun terakhir menewaskan lebih dari 72.000 warga Palestina. Sebagian besar korban merupakan warga sipil, menurut otoritas kesehatan Gaza.
Selain korban jiwa, konflik ini juga memicu krisis kemanusiaan. Banyak warga menghadapi kelaparan, infrastruktur hancur, dan sebagian besar penduduk Gaza terpaksa mengungsi.