“Bapaknya keren dalam mendidik anak, anaknya keren karena mengakui kesalahan, pak polnya keren karena menasihati anak-anak dengan baik,” tulis salah satu netizen di kolom komentar.
Warganet lain juga menyoroti sikap patuh sang bocah yang bersedia mendatangi kantor polisi alih-alih mengamuk atau melakukan tantrum. Hal ini dianggap sebagai indikasi bahwa nilai-nilai kedisiplinan sudah tertanam kuat dalam pola asuh keluarga tersebut. Fenomena ini pun menjadi pengingat bagi para orang tua untuk lebih mengawasi penggunaan perangkat digital serta transaksi elektronik oleh anak di bawah umur.