finnews.id – Kabar baik bagi para pencinta alam, aktivitas pendakian di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango akan kembali dibuka dalam waktu dekat.
Setelah sempat ditutup untuk pemulihan dan evaluasi, jalur pendakian resmi dijadwalkan beroperasi kembali mulai 13 April 2026.
“Kabar baik buat #SobatGepang !! Kegiatan pendakian Gunung Gede Pangrango kembali dibuka. Sebelum melakukan pendakian, pastikan mendaftar melalui prosedur resmi. Hindari segala bentuk tawaran pendakian ilegal ya!,” dikutip dari pengumuman di akun media sosial BBTNGP.
Pembukaan ini menjadi angin segar bagi para pendaki yang sudah lama menantikan kesempatan, untuk kembali menjelajahi salah satu gunung favorit di Jawa Barat tersebut.
“Untuk para calon pendaki yang telah melakukan pendaftaran untuk pendakian di tanggal 1-12 April 2026 agar dapat menghubungi Call Center BBTNGGP untuk dilakukan proses reschedule/refund,” dikutip dari Surat Edaran Kepala BBTNGGP nomor 6/2026.
Namun, ada sejumlah ketentuan baru yang wajib diperhatikan sebelum memulai perjalanan. Salah satu aturan utama adalah, kewajiban melakukan pendaftaran secara daring.
Calon pendaki tidak lagi bisa datang langsung tanpa registrasi, karena seluruh proses kini dilakukan melalui sistem online sebagai bagian dari pengelolaan yang lebih tertib dan aman.
Selain itu, kuota pendakian tetap dibatasi untuk menjaga kelestarian lingkungan. Jumlah pendaki yang diperbolehkan naik setiap harinya, telah ditentukan dan dibagi ke beberapa jalur resmi.
Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi dampak kerusakan alam, sekaligus meningkatkan kenyamanan selama pendakian.
Pihak pengelola juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur yang berlaku, pendaki yang tidak mengikuti aturan, termasuk yang mencoba masuk tanpa izin resmi, berisiko dikenakan sanksi.
Sistem pengawasan pun kini semakin diperketat, guna memastikan keamanan dan keselamatan selama berada di kawasan taman nasional.
Tak hanya soal administrasi, kesadaran menjaga lingkungan juga menjadi sorotan utama. Pendaki diimbau untuk tidak meninggalkan sampah, serta tetap mematuhi etika selama di alam bebas.
“Setiap langkah kecil kita sangat berarti untuk menjaga keindahan dan keberlanjutan ekosistem gunung ini. Mari nikmati keindahan alam dengan bijak dan bertanggung jawab. Jadilah pecinta alam… bukan hanya sekedar pendaki,” tuturnya.
Dengan dibukanya kembali jalur pendakian ini, diharapkan para pengunjung dapat menikmati keindahan alam Gunung Gede Pangrango sekaligus berperan dalam menjaga kelestariannya.