NATO Dianggap Sebagai ‘Jalan Satu Arah’
Sentimen negatif terhadap pakta pertahanan ini ternyata juga datang dari lingkaran dalam Gedung Putih. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, secara tegas menyebut NATO sebagai “jalan satu arah.” Rubio merasa kecewa karena beberapa anggota bahkan menolak memberikan akses bagi militer AS ke pangkalan-pangkalan penting.
Rubio menyatakan bahwa Washington mungkin akan melakukan evaluasi total atau “memeriksa kembali” status keanggotaan AS di NATO setelah konflik berakhir. Trump sendiri mengakui bahwa ia sangat setuju dengan sikap keras yang diambil oleh menterinya tersebut.
Hingga saat ini, masa depan aliansi pertahanan terbesar di dunia ini berada di ujung tanduk. Jika Amerika Serikat benar-benar angkat kaki, peta kekuatan keamanan global dipastikan akan berubah secara permanen.