Home Lifestyle Kucing Kena Musibah? Jangan Langsung Dipegang!
Lifestyle

Kucing Kena Musibah? Jangan Langsung Dipegang!

atasi masalah kucing

Bagikan
Bagikan

Apabila Anda tidak menemukan sesuatu yang tersangkut, beri pertolongan pada kucing Anda menggunakan manuver Heimlich atau segera bawa ke dokter hewan terpercaya.

3.Kucing kejang-kejang

Jangan pernah menahan gerakan tubuh kucing yang tidak terkendali saat kejang karena ini justru bisa menyebabkan mereka cedera.

Untuk menolong kucing kejang, cobalah mengikuti cara berikut.

  • Catat waktu kucing mulai kejang-kejang. Umumnya, kejang akan berhenti dengan sendirinya setelah 3–5 menit.
  • Pindahkan barang-barang yang mungkin membuat kucing cedera karena gerakannya tak terkendali, misalnya pisau atau barang pecah-belah. Sebagai gantinya, tempatkan bantal atau selimut di sekitarnya.
  • Jangan memberi minum atau makan saat kucing masih kejang. Alih-alih menolong, ini justru bisa membuat kucing tersedak.
  • Meski kejang-kejang sudah berhenti, tetaplah membawanya ke dokter hewan. Pasalnya, kejang bisa disebabkan oleh berbagai hal sehingga penanganannya pun perlu disesuaikan.

4.Kucing keracunan

Ketika Anda melihat ciri-ciri kucing keracunan, berilah mereka pertolongan pertama dengan menjauhkannya dari sesuatu yang diduga menjadi penyebab keracunan. Selain itu, jauhkan anabul dari hewan peliharaan lainnya.

Jika Anda mencurigai racun terletak di bulunya, pantau kucing supaya mereka tidak terus menjilatinya. Bila perlu, potong bulu yang terkontaminasi dan mandikan kucing dengan sabun serta air hangat.

Anda tentu merasa khawatir ketika melihat anabul keracunan. Meski begitu, hindari memaksanya memuntahkan zat beracun dari mulutnya karena hal ini justru bisa memperburuk kondisinya.

5.Kucing Terluka atau Lecet

Meski umum ditemukan, pastikan untuk tetap memberinya pertolongan.

Pasalnya, luka yang dibiarkan tanpa pengobatan bisa menimbulkan infeksi yang kemudian membuat anabul sakit.

Apabila lukanya hanya berupa lecet dan tidak mengeluarkan banyak darah, Anda bisa membilasnya dengan larutan air garam.

Ketika membuat larutan garam, pastikan untuk menggunakan air suhu normal yang sudah direbus. Menggunakan air mentah akan meningkatkan risiko penyakit kucing jenis infeksi.

Bagikan
Artikel Terkait
Gila! Kuota Pendaki Gunung Rinjani Ludes Terjual, Ribuan Orang Rebutan Tiket E-Rinjani Demi Libur Panjang April 2026!
Lifestyle

Gila! Kuota Pendaki Gunung Rinjani Ludes Terjual, Ribuan Orang Rebutan Tiket E-Rinjani Demi Libur Panjang April 2026!

Astekita menjelaskan bahwa Rinjani 7.0 mencakup tujuh poin penguatan, mulai dari penggunaan...

Lifestyle

Pakar Mengimbau: Pengacara Dian Christina S.H Jelaskan Dalam Perkawinan Adat Batak Restu Ibu Dilindungi Hukum!

Dalam salah satu postingan tersebut, rupanya Pengacara Dian sudah pernah membahas mengenai...

Lifestyle

Eksorsisme: Antara Iman, Sejarah, dan Sains Medis

3. Kepercayaan Lainnya Dalam agama Hindu, pendoa atau pendeta menggunakan mantra suci...

Lifestyle

Liburan ke Jawa Tengah? Jangan Lewatkan untuk Kunjungi Kemuning Sky Hills Karanganyar

Sementara itu, untuk area cafe dan restoran, layanan dibuka mulai pukul 09.00...