Interaksi mereka yang manis mulai dari momen di bus sekolah, menggambar di kelas, hingga meniup gelembung sabun di tepi pantai menjadi bukti bahwa perasaan bisa melampaui logika memori.
Film ini menekankan pada premis bahwa meski otak melupakan, indra dan hati tetap mampu merekam jejak rasa. Jae Won membuktikan bahwa cinta bukan sekadar tumpukan informasi di kepala, melainkan sebuah sensasi yang terus bersemi meski harus dimulai dari titik nol setiap harinya.
Namun, perjuangan melawan lupa ini membawa mereka pada sebuah pertanyaan besar tentang pengorbanan.
Seiring berjalannya cerita, penonton diajak menyaksikan bagaimana hubungan yang dibangun di atas fondasi yang rapuh ini bertransformasi menjadi kisah yang mengharu biru.
Even If This Love Disappears Tonight berhasil menjadi sebuah refleksi mendalam tentang sejauh mana seseorang sanggup bertahan saat dunia yang mereka cintai menghilang setiap hari.