TAILG juga mengatakan telah memiliki lebih dari 2.000 paten teknologi dan dukungan basis manufaktur pintar secara global, TAILG menghadirkan produk dengan performa stabil, efisiensi daya tinggi, serta biaya penggunaan yang kompetitif.
Seiring dengan hal ini, TAILG juga menampilkan beberapa model yang telah dioptimalkan untuk pasar Indonesia, baik untuk kebutuhan komuter harian maupun penggunaan komersial seperti logistik.
“Dengan dorongan pemerintah terhadap transportasi energi baru, pasar kendaraan listrik roda dua di Indonesia sedang memasuki fase pertumbuhan pesat. TAILG akan memanfaatkan sistem produk yang matang serta keunggulan rantai pasok global untuk mempercepat lokalisasi di Indonesia, termasuk melalui pembangunan jaringan distribusi, penguatan brand, serta peningkatan sistem operasional retail guna memberikan dukungan yang lebih komprehensif bagi mitra,” ujar Direktur Regional Indonesia TAILG, Chen Xinjie.
Dalam acara tersebut, TAILG turut mengumumkan kebijakan kerja sama kanal distribusi untuk tahun 2026 serta melakukan diskusi mendalam dengan para investor. Sejumlah investor dari berbagai daerah menunjukkan minat tinggi terhadap brand dan produk TAILG, bahkan secara langsung mengajukan rencana pembukaan dealer.
Para peserta menilai bahwa di tengah pertumbuhan pesat pasar kendaraan listrik, brand dengan teknologi matang dan kapasitas manufaktur global memiliki potensi besar. Keunggulan TAILG dalam teknologi jarak tempuh, kualitas produk, serta dukungan kanal distribusi turut meningkatkan kepercayaan calon dealer terhadap kerja sama di masa depan.