Kegentingan di Selat Hormuz membuat negara-negara raksasa mulai melobi Teheran. China, sebagai konsumen energi terbesar yang menggantungkan 45 persen pasokan minyaknya lewat selat ini, sedang berada dalam negosiasi tingkat tinggi untuk memastikan kapal-kapalnya tidak menjadi sasaran salah sasaran.
Tak ketinggalan, dua negara Eropa, Prancis dan Italia, juga dikabarkan mulai “melunak” dan membuka pembicaraan dengan otoritas Iran guna mendapatkan akses aman bagi kapal-kapal tanker mereka.
Langkah ini memperlihatkan betapa strategisnya Selat Hormuz sebagai kartu as Iran dalam stabilitas ekonomi dunia.