Home Internasional Prediksi Profesor Jiang Soal Perang AS-Iran
Internasional

Prediksi Profesor Jiang Soal Perang AS-Iran

ProfesorJiang Xueqin

Bagikan
Bagikan

Medan geografis Iran yang ekstrem dan jalur suplai yang sangat panjang, jelas dia, akan membuat tentara AS terjebak dalam perang gerilya yang tidak bisa mereka menangkan, mirip dengan pengalaman di Afghanistan tetapi dalam skala yang jauh lebih mematikan.

Jiang menyoroti faktor geografi sebagai benteng sekaligus senjata Iran yang sutlit ditaklukkan pasukan AS.

 

Jika AS melakukan invasi darat, tandasnya, mereka akan masuk ke “kotak pembantaian”.

Jika AS hanya melakukan serangan udara, mereka tidak bisa menghentikan peluncuran rudal dari dalam bunker-bunker di bawah gunung.

Hasilnya: AS terjebak dalam perang tanpa akhir dan tanpa ada “pintu keluar” yang jelas (No Exit Strategy).

Walaupun Profesor Jiang Xueqin disebut juga sebagai “Nostradamus dari China” karena prediksi-prediksinya yang dianggap sangat akurat mengenai peta politik dunia tahun 2025-2026, sejatinya Jiang menggunakan analisis pola berulang dalam sejarah peradaban, terutama membandingkan AS dengan Athena kuno.

la menghitung langkah-langkah strategis antarnegara sebagai sebuah permainan logika, yang kemudian ia tuangkan melalui analisis data statistik dan perilaku massa dalam skala besar.

Atas semua prediksinya ini, memang tidak semua orang lantas percaya kepada “ramalannya” tersebut.

Kelompok analis Barat, misalnya, menganggap argumennya Jiang terlalu menyederhanakan kekuatan militer AS yang begitu masif dan terlalu berpihak pada efektivitas proksi Iran.

Sebagian kritikus, seperti dari The Free Press, bahkan menyebut Jiang sering memasukkan unsur teori konspirasi global dalam penjelasannya mengenai sejarah rahasia dan tatanan dunia baru.

Profil Jiang Xueqin

Jiang Xueqin, lahir di Guangdong, China pada tahun 1976, namun ia berkebangsaan Kanada, karena sejak kecil ia dibawa keluarganya bermigrasi ke Toronto.

Tahun 1999, Jiang lulus dengan gelar sarjana di bidang Sastra Inggris.dari universitas bergengsi di AS, Yale University.

la kemudian menghabiskan banyak waktunya sebagai pendidik di China, dan menjabat posisi senior seperti Wakil Kepala Sekolah di Shenzhen Middle School dan Direktur Divisi Internasional di Peking University High School.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Mojtaba Khamenei di Moscow, Istana Putin Menyambut

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengklaim Khamenei “dalam keadaan...

Internasional

Timur Tengah: Ikrar Dendam Iran dan Klaim Ngawur Donald Trump

Lebih lanjut, dia menyebutkan bahwa kematian anak-anak sekolah dasar putri di Minab...

Internasional

Netanyahu Tewas? Muncul dengan Keanehan

Beberapa media memberitakan tentang konferensi pers Netanyahu. Video konferensi pers Netanyahu tidak...

Internasional

AS Kirim Tambahan Personel Marinir dan Kapal Perang ke Timur Tengah

finnews.id – Amerika Serikat (AS) mengirimkan lebih banyak Marinir dan kapal ke...