Home Ekonomi BTN Ubah Wajah Layanan, Ekspansi Ditopang Operasional Modern
Ekonomi

BTN Ubah Wajah Layanan, Ekspansi Ditopang Operasional Modern

Bagikan
btn
Bagikan

Dengan pendekatan tersebut, BTN ingin menawarkan layanan perbankan yang lebih lengkap kepada nasabah. Seperti payroll, kartu kredit, investasi, Kredit Ringan (KRING) BTN untuk renovasi rumah, kredit multiguna, pembiayaan kendaraan mobil maupun motor, hingga kredit modal kerja.

“Ketika nasabah membeli rumah melalui KPR, mereka juga berpotensi membutuhkan produk finansial lainnya. Melalui strategi ini, BTN dapat menyediakan beragam solusi keuangan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia,” ungkap Nyoman.

Strategic plan BTN selanjutnya adalah menghadirkan layanan perbankan yang lengkap (full banking offering) dengan mengutamakan pengalaman nasabah (customer experience). Kunci dari upaya tersebut adalah melakukan perbaikan pada aspek layanan dan operasional karena keduanya sangat menentukan kualitas pelayanan kepada nasabah.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah revamp atau pembaruan proses pengelolaan kredit (loan processing) agar lebih efisien, cepat, dan terstandar. Pembaruan operasional kredit dilakukan melalui sistem loan factory. Sistem ini memusatkan proses pengajuan dan pengolahan kredit konsumer, termasuk kredit pemilikan rumah (KPR).

Sebelumnya, proses operasional kredit BTN dilakukan melalui enam Regional Loan Processing Center (RLPC) yang tersebar di berbagai wilayah, yaitu di Cawang, Bekasi, Semarang, Surabaya, Medan, dan Makassar.

Namun, model tersebut dinilai memiliki sejumlah keterbatasan. Standar proses antarwilayah belum seragam, kontrol dan monitoring belum sepenuhnya terpusat, serta kapasitas dan produktivitas antarregional tidak merata.

Melalui loan factory, proses kredit kini disentralisasi di pusat. Sistem ini juga mengedepankan proses digital sehingga meminimalisir intervensi manual.

“Dengan loan factory, proses KPR diproses di satu sentral. Kami mengedepankan proses digital agar layanan lebih cepat, akurat, transparan, dan memiliki standar yang sama,” terang Nyoman.

Menurut dia, sistem tersebut akan diterapkan secara bertahap di seluruh Indonesia. Harapannya, proses pengajuan KPR menjadi lebih efisien dan meningkatkan produktivitas.

Bagikan
Artikel Terkait
Ekonomi

Jadwal Libur dan Buka Layanan Perbankan selama Idulfitri 2026

Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) Seluruh layanan pada Sistem Kliring Nasional...

Ekonomi

BTN Siapkan Uang Tunai Rp23,18 Triliun Jelang Idul Fitri

finnews.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyiapkan uang tunai...

Ekonomi

Untuk THR Lebaran 2026,Cek Lokasi ATM BNI Pecahan Rp10 ribu dan Rp20 ribu Terdekat!

“Layanan operasional terbatas ini disiapkan agar masyarakat tetap dapat melakukan transaksi perbankan...

Ekonomi

Harga Emas ANTAM Jumat 13 Maret 2026, Update Terbaru!

finnews.id – Harga emas hari ini Jumat, 13 Maret 2026 kembali menjadi...