Di sisi lain, Trump mengungkapkan keyakinannya bahwa harga minyak dunia akan turun setelah konflik berakhir. Ia menilai stabilitas pasokan energi akan kembali pulih ketika situasi keamanan di kawasan Timur Tengah mereda.
Menanggapi potensi gangguan distribusi minyak melalui Selat Hormuz, Trump menyatakan Amerika Serikat tidak akan terlalu terdampak dibandingkan negara lain, terutama China yang bergantung besar pada pasokan energi dari kawasan tersebut.
“Kami benar-benar membantu China dan negara-negara lain, karena mereka mendapatkan banyak energi dari (selat). Tetapi lihat, kami memiliki hubungan yang baik dengan China. Menjadi kehormatan bagi saya untuk melakukan itu,” katanya. *